BANTEN — Kerispatih dan Sammy Simorangkir dijadwalkan tampil dalam satu panggung di Kenangan Festival yang digelar 7 November 2026. Festival musik perdana besutan Kopi Kenangan itu mengusung tema "Kembali ke Mantan" dan juga menghadirkan JKT48 feat. Shani, Naykilla, Kangen Band, serta kolaborasi Mahalini dan Yura Yunita. Pertemuan kembali vokalis dan band yang melekat dengan lagu-lagu melankolis era 2000-an ini menjadi salah satu daya tarik utama acara.
Bagi penggemar musik pop Tanah Air, pertemuan keduanya bukan sekadar reuni panggung. Kerispatih tumbuh sebagai band yang dikenal lewat lagu-lagu bertema cinta, kehilangan, penyesalan, dan kesetiaan. Sammy dikenal sebagai vokalis dengan karakter suara khas dan penghayatan kuat saat membawakan lagu bernuansa emosional.
Jejak Lagu Kerispatih dan Sammy Simorangkir
Sejumlah lagu Kerispatih bersama Sammy melekat di telinga pencinta musik Indonesia, di antaranya "Mengenangmu", "Bila Rasaku Ini Rasamu", dan "Aku Harus Jujur". Melodi yang kuat serta lirik emosional membuat karya-karya itu menemani banyak orang saat jatuh cinta, menghadapi perpisahan, hingga berdamai dengan masa lalu.
Setelah Sammy tidak lagi bersama Kerispatih, perjalanan musik keduanya berlanjut di jalur masing-masing. Sammy membangun karier sebagai penyanyi solo, sementara Kerispatih melanjutkan kiprah dengan formasi dan perjalanan musikal tersendiri. Kesempatan menyaksikan mereka tampil dalam satu acara menghadirkan daya tarik nostalgia yang berbeda.
Antusiasme Sammy dan Arief Morada
Sammy Simorangkir menyambut antusias kehadirannya di festival ini. Ia menilai musik punya kemampuan istimewa untuk membawa pendengar kembali pada momen tertentu dalam hidup.
"Senang sekali bisa menjadi bagian dari Kenangan Festival, apalagi dengan tema 'Kembali ke Mantan' yang dekat dengan banyak cerita dan pengalaman orang. Buat saya, musik punya cara tersendiri untuk membawa kita kembali ke momen-momen tertentu dalam hidup," ujar Sammy.
Antusiasme serupa disampaikan Arief Morada dari Kerispatih. Menurutnya, membawakan kembali lagu-lagu Kerispatih secara langsung di hadapan penggemar menjadi pengalaman yang spesial.
"Kami sangat antusias bisa tampil di Kenangan Festival dan menjadi bagian dari acara yang mengangkat kenangan melalui musik. Lagu-lagu Kerispatih telah menemani banyak pendengar dalam berbagai fase kehidupan, dan bisa membawakannya kembali secara langsung di hadapan para penggemar tentu menjadi pengalaman yang spesial," ujar Arief.
Deretan Penampil Lain di Kenangan Festival
Kerispatih dan Sammy bukan satu-satunya alasan menantikan Kenangan Festival. Acara ini juga menghadirkan JKT48 feat. Shani, Naykilla, Kangen Band, serta kolaborasi spesial Mahalini dan Yura Yunita.
Susunan penampil tersebut menawarkan warna musik beragam. Kangen Band menambah nuansa nostalgia lewat lagu-lagu yang lama menjadi bagian budaya pop Indonesia. JKT48 feat. Shani dan Naykilla membawa energi pop yang dekat dengan generasi muda. Kolaborasi Mahalini dan Yura Yunita mempertemukan dua penyanyi dengan karakter musikal masing-masing.
Perpaduan itu membuat Kenangan Festival tidak hanya menyasar pendengar yang ingin bernostalgia dengan musik era 2000-an. Pendengar yang mengikuti perkembangan musik Indonesia saat ini juga masuk dalam sasaran acara.
Makna Tema "Kembali ke Mantan"
Tema "Kembali ke Mantan" sejalan dengan semangat pertemuan Kerispatih dan Sammy. Tema ini bukan ajakan mengulang hubungan yang telah berakhir, melainkan ruang untuk menengok kembali kenangan melalui musik, dengan segala cerita, rasa kehilangan, dan pengalaman yang menyertainya.
Di tengah banjir lagu baru dan tren musik yang terus berganti, karya-karya Kerispatih tetap punya tempat bagi pendengar yang mengenalnya sejak awal. Lagu-lagu itu tidak hanya hidup sebagai hiburan, tetapi juga menjadi penanda masa tertentu dalam kehidupan seseorang.
Kenangan Festival menjadi ujian bagi konsep nostalgia yang diusung Kopi Kenangan. Jika berhasil, format festival yang memadukan musik era 2000-an dan penampil masa kini berpotensi menjadi model acara musik yang menyasar lintas generasi di pasar hiburan Indonesia.