BANTEN — Sejumlah penggemar Persija Jakarta menilai Shin Tae-yong layak diberi waktu lebih panjang di kursi pelatih, terlepas dari apakah Macan Kemayoran juara musim ini atau tidak. Mereka menonton langsung laga melawan Arema FC, Rabu (21/10/2026), dan menilai gaya main tim sudah berkembang sejak kedatangan pelatih asal Korea Selatan itu.
Dukungan itu muncul saat Persija menjalani BRI Super League musim 2026/2027 dengan catatan memuaskan. Tim asuhan Shin Tae-yong berada di papan atas klasemen dan tampil atraktif di tiap pertandingan, sesuatu yang membuat para pendukung di stadion ikut berbicara soal arah jangka panjang klub.
Kontrak Tiga Tahun dan Warisan Gaya Main yang Diminta Fans
Manajemen Macan Kemayoran sudah mengikat eks pelatih Timnas Indonesia itu dengan kontrak tiga tahun. Bagi sebagian pendukung, durasi itu belum cukup untuk menanamkan gaya bermain yang bisa jadi ciri khas Persija.
"Kalau pun tahun ini tidak juara, setidaknya dari permainan (Persija) sudah berkembang. Mungkin, 2 tahun atau 3 tahun (bertahan) wajib lah," ujar Rizki, salah satu fans Macan Kemayoran yang menonton langsung laga melawan Arema FC, Rabu (21/10/2026).
Skuad Persija sendiri diisi nama-nama yang familiar di era Shin Tae-yong menangani Timnas Garuda, seperti Nadeo Argawinata, Marselino Ferdinand, dan Rizky Ridho. Kedekatan itu dinilai mempermudah transfer ide permainan dari pelatih ke pemain.
Dahaga Trofi Sejak 2018 dan Harapan di Bawah Coach Shin
Persija terakhir meraih gelar liga teratas Indonesia pada 2018. Ketika itu Macan Kemayoran mengunci juara lewat kemenangan 2-1 pada partai pamungkas melawan Mitra Kukar, dan sejak itu belum ada trofi liga lagi yang mampir ke Jakarta.
Karena itu, harapan para pendukung bukan hanya soal klasemen musim ini. Mereka ingin Shin Tae-yong bertahan cukup lama untuk membangun fondasi, bukan sekadar menambal kebutuhan jangka pendek.
"Semoga Shin Tae-yong sehat selalu dan bisa membawa Persija Jakarta jadi juara," ungkap Dina dan Kayla, fans Persija.
Fokus ke Lapangan, Singkirkan Hal Non-Teknis
Sebagai tim yang sedang melaju di papan atas, Persija dianggap bakal menghadapi banyak rintangan. Pendukung menyadari tekanan dari luar lapangan bisa mengganggu, dan meminta sang pelatih menutup telinga dari hal-hal yang tidak berhubungan dengan permainan.
"Buat Coach Shin Tae-yong sendiri, mungkin banyak hal yang ada di luar lapangan. Tetap fokus saja, Coach, untuk pertandingan-pertandingan berikutnya," pinta Rizki.
"Semoga saja hal-hal non-teknis tidak menjadi hambatan untuk membawa Persija juara pastinya," lanjutnya.
Perubahan Permainan yang Bikin Optimisme Meningkat
Meski baru menangani Persija musim ini, pola permainan Shin Tae-yong dinilai sudah memberi warna baru. Penggemar yang mengikuti kiprahnya di Timnas melihat perkembangan serupa, dan itu jadi alasan utama mereka percaya pada proyek jangka panjang bersama juru taktik berusia 57 tahun tersebut.
"Yang pertama sih pasti optimismenya, ya. Dilihat dari cara permainannya, Persija ada perubahan sejak datangnya Shin Tae-yong. Sebelumnya ngikutin di Timnas juga gimana pelatih ini berkembang, jadi pastinya (itu yang membuat) optimis," pungkas Rizki.