Pencarian

KKB di Padasuka, 15 Mahasiswa STIT Ad-Da'wah Lebak Bangun Pagar Bambu dan Gagas Papan Edukasi Pemilahan Sampah

Selasa, 11 Agustus 2026 • 13:12:31 WIB
KKB di Padasuka, 15 Mahasiswa STIT Ad-Da'wah Lebak Bangun Pagar Bambu dan Gagas Papan Edukasi Pemilahan Sampah
Mahasiswa STIT Ad-Da'wah Lebak merangkai bambu menjadi pagar di lokasi pembuangan sampah sembarangan di Kampung Padasuka, Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak.

LEBAK — Suasana pagi di Kampung Padasuka, Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak, berubah menjadi arena gotong royong. Belasan mahasiswa STIT Ad-Da'wah Lebak tampak memotong dan merangkai bambu menjadi pagar di sebuah titik yang selama ini kerap dijadikan lokasi pembuangan sampah sembarangan oleh warga.

Ketua KKB Padasuka STIT Ad-Da'wah, Tani, menyebut pembuatan pagar bambu ini merupakan langkah awal dari serangkaian program pengabdian yang lebih luas. "Ada tiga tempat kami melaksanakan KKB, yakni di Jagabaya, Cempaka, dan di Desa Padasuka, Kecamatan Warunggunung ini," ujarnya di Lebak, Selasa (11/8/2026).

Bukan Sekadar Pagar, Ada Program Literasi dan Madrasah

Fokus mahasiswa tidak hanya pada pembangunan fisik. Tani menjelaskan, rekan-rekannya juga aktif mengajar di madrasah setempat dan mendorong peningkatan literasi pendidikan anak-anak desa.

"Kalau kegiatannya banyak, seperti rekan-rekan kami mengajar di madrasah, meningkatkan literasi pendidikan, kemudian membuat papan nama untuk sekolah TK, majalah dinding dari kayu, serta papan informasi terkait penguraian sampah," kata Tani.

Papan informasi tentang penguraian sampah tersebut menjadi perhatian tersendiri. Materi ini dinilai relevan karena berdekatan dengan lokasi pagar bambu yang baru saja mereka bangun, sehingga warga tidak hanya melihat pembatas fisik, tetapi juga memahami alasan di balik larangan membuang sampah di tempat itu.

Wadah Belajar Memecahkan Masalah Nyata di Masyarakat

Bagi para mahasiswa, KKB di Padasuka bukan sekadar kewajiban akademik. Tani menegaskan bahwa serangkaian kegiatan ini menjadi sarana untuk melatih kepribadian dan memperluas wawasan di luar kampus.

"Intinya kami membantu merencanakan dan melaksanakan pembangunan, meningkatkan kemampuan berpikir, serta memberdayakan potensi lokal daerah. Alhamdulillah, warga menyambut baik kelompok kami di sini," tuturnya.

Ia menambahkan, interaksi langsung dengan permasalahan warga seperti pengelolaan sampah memberikan pengalaman berharga yang tidak didapatkan di bangku kuliah.

Harapan Setelah Satu Bulan Mengabdi

Salah seorang mahasiswi, Rizqia Suci Imanni, mengungkapkan bahwa rombongan telah menjalani KKB di Desa Padasuka selama kurang lebih satu bulan. "Kami memulai KKB di Desa Padasuka, Kecamatan Warunggunung, pada 12 Juli. Artinya, kami sudah sekitar satu bulan berada di sini," katanya.

Rizqia berharap kehadiran mereka dapat meninggalkan jejak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat. "Harapannya, semoga keberadaan kami di sini bermanfaat bagi warga sekitar. Dari yang tidak tahu menjadi tahu, dari yang tidak paham menjadi paham, dan dari yang tidak mengerti menjadi mengerti," ujarnya.***

Follow www.lensabanten.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: faktabanten.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks