Pencarian

Pujian untuk Klopp yang Berani Pecah Skuad Jerman Jadi Dua

Selasa, 22 September 2026 • 19:49:30 WIB
Pujian untuk Klopp yang Berani Pecah Skuad Jerman Jadi Dua
Pelatih Timnas Jerman Jurgen Klopp memanggil 44 pemain yang dibagi ke dalam dua skuad untuk empat laga UEFA Nations League.

BANTEN — Pelatih Timnas Jerman Jurgen Klopp memanggil 44 pemain yang dibagi ke dalam dua skuad berbeda untuk empat laga UEFA Nations League. Langkah tak biasa ini mendapat pujian dari legenda Jerman Lothar Matthaus dan Wakil Presiden DFB Hans-Joachim Watzke.

Klopp telah memulai persiapan bersama kloter pertama sejak Senin (21/9). Skuad pertama disiapkan untuk melawan Belanda dan Yunani pada 24 dan 27 September, sementara skuad kedua menantang Serbia dan Yunani pada 1 dan 4 Oktober.

Pembagian dua skuad ini dinilai sebagai langkah yang tepat di tengah padatnya jadwal kompetisi. Empat laga dalam kurun 9-10 hari membuat rotasi pemain menjadi kebutuhan, bukan sekadar pilihan.

Lothar Matthaus Sebut Ide Klopp Luar Biasa

Legenda Jerman Lothar Matthaus menilai keputusan Klopp memanggil 44 pemain sebagai terobosan yang jarang dilakukan pelatih tim nasional. Menurutnya, pembagian dua skuad adalah solusi logis untuk jadwal yang menumpuk.

"Menurut saya, idenya untuk memanggil 44 pemain itu sungguh luar biasa. Bukan hanya soal daftar pemain yang dipanggil, tapi juga gagasan mengenai pembagian dua skuad tersebut," ujar Matthaus, dikutip Reuters.

"Mengingat adanya empat laga dalam kurun waktu 9-10 hari, serta kompetisi liga dan Eropa yang sudah berjalan, memiliki dua skuad adalah langkah yang sangat masuk akal. Itu sungguh ide yang brilian," tegas pemenang Piala Dunia 1990 itu.

DFB Beri Dukungan Penuh, Sebut Klopp Sudah Lama Pikirkan

Wakil Presiden Asosiasi Sepakbola Jerman (DFB) Hans-Joachim Watzke menyatakan dukungannya terhadap pendekatan yang dipilih Klopp. Ia mengaku sudah menduga eks pelatih Liverpool itu akan mengambil langkah semacam ini.

"Anda harus memiliki gagasan lebih dulu untuk melakukan hal itu. Saya menyukainya," ujarnya.

"Saya tahu dia sudah lama memikirkan hal ini. Saya memiliki firasat yang amat baik mengenai penunjukan Jurgen, Anda tidak seharusnya memikirkan Euro 2028 sejak bulan September. Masih ada waktu untuk bereksperimen, dan jika bukan sekarang, kapan lagi?" tegas mantan bos Klopp di Borussia Dortmund itu.

Jerman Kejar Gelar Mayor Pertama Sejak Piala Dunia 2014

Klopp diharapkan membawa Jerman kembali meraih gelar mayor pertama sejak Piala Dunia 2014 silam. Target jangka panjangnya adalah Piala Eropa 2028, sehingga eksperimen komposisi pemain di Nations League menjadi bagian dari proses pembangunan tim.

Dengan dua skuad terpisah, Klopp punya ruang lebih luas untuk menguji kombinasi pemain tanpa mengorbankan hasil di lapangan. Format ini juga memberi kesempatan bagi pemain pelapis untuk menunjukkan kualitas di level internasional.

Follow www.lensabanten.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sport.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks