PANDEGLANG — Ratusan kepala desa dari Kabupaten Pandeglang dan Lebak mengikuti pembekalan atau workshop yang digelar di area kampus UNMA Banten. Selain pembekalan, kegiatan itu diramaikan masyarakat yang mengunjungi Festival Durian dan Bazar UMKM.
Pengunjung memadati stan bazar UMKM yang menyajikan aneka kuliner dan produk kerajinan khas daerah. Masyarakat juga dapat mencicipi berbagai varietas dalam Kontes Durian Unggul Lokal yang memperebutkan Piala Gubernur Banten dan Piala Bupati.
Kolaborasi Penguatan Tata Kelola Desa dan Promosi Produk Unggulan
Wakil Bupati Pandeglang Iing Andri Supriadi menilai kolaborasi antara penguatan literasi tata kelola desa dan promosi produk unggulan seperti durian dan UMKM menjadi langkah strategis untuk memicu kemandirian ekonomi desa.
"Kolaborasi antara penguatan literasi tata kelola desa dan promosi produk unggulan seperti durian dan UMKM merupakan langkah strategis untuk memicu kemandirian ekonomi desa. Serta menjadi momentum untuk memperkuat kapasitas dan sinergi kepala desa dalam mendukung pembangunan daerah," katanya, Kamis (24/9/2026).
Iing menegaskan kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk mendorong potensi ekonomi lokal melalui Festival Durian dan Bazar UMKM.
"Melalui kegiatan ini diharapkan potensi produk unggulan daerah dan pelaku UMKM di Kabupaten Pandeglang semakin berkembang. Serta mampu memberikan manfaat bagi masyarakat," katanya.
Dana Desa Jadi Fokus Pembekalan Kepala Desa
Iing mengungkapkan bahwa kepala desa memiliki peran strategis dalam mengelola berbagai program pembangunan, termasuk pengelolaan Dana Desa (DD). Kapasitas dan pemahaman kepala desa perlu terus ditingkatkan agar anggaran desa dapat dikelola secara tepat.
"Kapasitas kepala desa terus di-upgrade karena kepala desa ini perannya sangat krusial dalam pengelolaan Dana Desa. Kepala desa harus lebih smart lagi dan bisa mengelola Dana Desa semata-mata untuk membangun desa," katanya.
Iing juga menekankan pentingnya jiwa kepemimpinan yang visioner dan inovatif. Kepala desa tidak hanya dituntut mampu menjalankan administrasi pemerintahan, tetapi juga harus memiliki gagasan dan terobosan dalam menjawab berbagai kebutuhan masyarakat.
"Kegiatan ini penting diadakan untuk menambah wawasan. Setelah ini diharapkan semakin visioner dalam membangun desa dan berfokus pada pembangunan infrastruktur di masing-masing desa," katanya.
Pertukaran Gagasan Antardua Kabupaten Tetangga
Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah mengapresiasi inisiatif UNMA Banten yang telah memfasilitasi kegiatan tersebut.
"Berharap kegiatan ini dapat melahirkan inovasi baru bagi para kepala desa dalam memajukan wilayahnya masing-masing melalui pertukaran gagasan antardua kabupaten tetangga. Kegiatan itu merupakan bentuk kolaborasi antara Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Lebak yang diarahkan untuk memberikan dampak positif terhadap kemajuan Provinsi Banten," katanya.
Kegiatan Capacity Building Kepala Desa tersebut menjadi ruang kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Lebak untuk mendorong pembangunan di Provinsi Banten.
"Karena dengan majunya Pandeglang dan Lebak maka akan maju juga Provinsi Banten. Pembangunan harus dimulai dari tingkat paling bawah, yaitu desa. Desa memiliki peran strategis sebagai fondasi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah," katanya.