Pencarian

545 Calon Jemaah Haji Kota Tangerang Ikuti Kick Off Gerakan Istitho'ah Kesehatan Banten

Jumat, 25 September 2026 • 14:46:01 WIB
545 Calon Jemaah Haji Kota Tangerang Ikuti Kick Off Gerakan Istitho'ah Kesehatan Banten
calon jemaah haji Kota Tangerang mengikuti kick off Gerakan Istitho'ah Kesehatan Jemaah Haji Provinsi Banten di Lapangan Ahmad Yani.

KOTA TANGERANG — Pelaksana Tugas Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Tangerang, H. Achmad Muafiq, menyebut rangkaian pemeriksaan gratis dan jalan bersama itu sebagai titik awal pembinaan kesehatan jemaah haji di Provinsi Banten. Kegiatan mengusung tema "Wujudkan Jemaah Sehat, Istitho'ah, dan Siap Menunaikan Ibadah Haji".

Persiapan haji lewat gerakan ini tidak berhenti pada urusan administrasi dan manasik. Kesiapan fisik serta kemampuan jemaah menjaga kesehatan secara mandiri sejak dini menjadi sasaran utama pembinaan.

Apa Itu Istitho'ah Kesehatan dan Mengapa Jadi Syarat Penting?

Istitho'ah kesehatan merujuk pada kemampuan fisik dan kondisi medis calon jemaah untuk menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji. Achmad Muafiq menilai kesadaran menjaga kesehatan sejak awal menentukan apakah seseorang bisa memenuhi syarat tersebut.

"Kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis dan Jalan Bersama 1.000 Meter ini menjadi kick off gerakan Satgas Istitho'ah Kesehatan Jemaah Haji Provinsi Banten. Kami berharap kampanye dan aksi nyata ini dapat membangun kesadaran jemaah untuk menjaga kesehatan secara mandiri sejak sekarang," ujar Achmad Muafiq.

Ia menambahkan, kondisi sehat saat keberangkatan menjadi target utama pembinaan. "Kami berharap ketika waktu keberangkatan tiba, seluruh jemaah dapat diberangkatkan dalam kondisi sehat dan mampu menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan optimal," katanya.

Pemetaan Kesehatan Tentukan Bentuk Pendampingan Tiap Jemaah

Ketua Tim Satgas Istitho'ah Kesehatan Jemaah Haji Provinsi Banten, Hj. Naning Nugrahini, secara resmi membuka Bimbingan Kesehatan dan Tes Kebugaran bagi Jemaah Haji Reguler Kota Tangerang Tahun 1448 H/2027 M. Hasil pemeriksaan akan dipakai memetakan kondisi tiap calon jemaah.

Dari pemetaan itu, Satgas menentukan bentuk pembinaan yang dibutuhkan sebelum keberangkatan. Jemaah dengan kondisi baik diminta mempertahankannya, yang berkondisi cukup perlu meningkatkan, sementara jemaah berisiko mendapat pendampingan khusus.

"Persiapan kesehatan jemaah harus dimulai sejak dini dan dilakukan secara berkelanjutan. Jemaah dengan kondisi kesehatan baik perlu mempertahankannya, jemaah dengan kondisi cukup perlu meningkatkannya, sedangkan jemaah yang memiliki faktor risiko akan mendapatkan pendampingan sesuai kondisi masing-masing," ujar Naning.

Menurut Naning, pembinaan menjelang keberangkatan saja tidak cukup. Calon jemaah perlu membiasakan pola hidup sehat, beraktivitas fisik rutin, mengikuti pemeriksaan kesehatan, dan mematuhi rekomendasi tenaga kesehatan.

"Targetnya bukan hanya agar jemaah memenuhi syarat keberangkatan, tetapi juga agar mereka mampu menjalankan rangkaian ibadah haji dengan sehat, aman, dan mandiri," tambahnya.

Satgas Lintas Instansi Mitigasi Risiko Kesehatan Jemaah

Satgas Istitho'ah Kesehatan Jemaah Haji Provinsi Banten dibentuk Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Banten. Tim ini melibatkan kantor kementerian di tingkat kabupaten dan kota, Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan Bandara Soekarno-Hatta, Dinas Kesehatan Provinsi Banten, dinas kesehatan kabupaten dan kota, Biro Kesejahteraan Rakyat Provinsi Banten, serta bagian kesejahteraan rakyat di tingkat kabupaten dan kota.

Selain membina, Satgas melakukan mitigasi risiko dan pendampingan sesuai kondisi kesehatan masing-masing calon jemaah. Upaya ini diarahkan agar seluruh jemaah yang diperkirakan berangkat pada musim haji 1448 H/2027 M memenuhi ketentuan istitho'ah kesehatan dan dapat diberangkatkan secara optimal.

Antusiasme Calon Jemaah di Kegiatan Perdana

Kegiatan perdana di Lapangan Ahmad Yani disambut antusias calon jemaah. Selain ikut jalan bersama dan tes kebugaran, mereka mendapat kesempatan memeriksakan kondisi kesehatan secara gratis.

"Senang sekali bisa berkumpul dengan calon jemaah lainnya dan mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis. Semoga kami selalu diberikan kesehatan hingga waktunya berangkat dan dapat menunaikan ibadah dengan lancar di Tanah Suci," ujar salah seorang calon jemaah.

Kick off ini didukung Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan Bandara Soekarno-Hatta, Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Banten, Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Tangerang, Dinas Kesehatan Provinsi Banten, Pemerintah Kota Tangerang, Dinas Kesehatan Kota Tangerang, serta Forum KBIHU Kota Tangerang. Kegiatan tersebut juga sejalan dengan semangat Khidmat Satu Tahun Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia dan mendukung program prioritas Presiden soal layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat.

Follow www.lensabanten.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: tangerangpos.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks