TANGERANG — Persaingan mobil listrik murah di Indonesia kian memanas seiring hadirnya tiga model andalan di segmen entry level. VinFast VF 3, Wuling Aira EV, dan Changan Lumin sama-sama menyasar konsumen yang mencari kendaraan ramah lingkungan berukuran ringkas untuk kebutuhan harian di perkotaan.
Ketiganya hadir dengan pendekatan yang berbeda, baik dari segi desain, kenyamanan, maupun spesifikasi teknis. Bagi konsumen yang sedang mempertimbangkan membeli mobil listrik pertama, memahami perbedaan mendasar dari ketiga model ini menjadi kunci sebelum memutuskan.
Perbandingan Dimensi dan Desain Eksterior
Dari segi dimensi, VinFast VF 3 tampil paling menonjol dengan ground clearance tertinggi di kelasnya, mencapai 175 mm. Mobil ini mengusung desain mini SUV bergaya kotak (boxy) dengan panjang 3.190 mm, lebar 1.679 mm, dan tinggi 1.652 mm. Keunggulan lain, VF 3 memiliki roof load capacity yang sanggup menahan beban bagasi atas hingga 50 kg.
Sementara itu, Wuling Aira EV hadir dengan konsep futuristis micro city car. Mobil ini memiliki panjang 3.268 mm dan wheelbase 2.190 mm, yang diklaim menghasilkan radius putar hanya 4,5 meter. Desainnya diperkuat dengan Ring light design LED headlamp dan rear lamp, serta opsi warna bodi two-tone.
Changan Lumin menawarkan proporsi berbeda dengan lebar bodi 1.700 mm, menjadikannya yang paling lebar di antara ketiganya. Mobil ini mengusung Urban Stylish Design yang membulat dan terkesan imut, dilengkapi Moon Eye LED Headlights & Rear Lamps serta fitur modern Hidden Door Handles.
Kabin, Ruang Bagasi, dan Kenyamanan Interior
Ketiga mobil sama-sama mampu menampung empat penumpang, namun dengan karakter kabin yang berbeda. VinFast VF 3 menggunakan material hard plastic bernuansa gelap dengan jok berbahan Fabric. Posisi duduknya cukup tinggi ala crossover, memberikan visibilitas yang baik bagi pengemudi.
Wuling Aira EV justru menonjolkan fleksibilitas. Dengan kursi belakang konfigurasi 50:50 yang bisa dilipat, kapasitas bagasinya membengkak hingga 838 liter. Interiornya mengusung nuansa Cookies & Cream yang terang dan bersih, dengan lingkar kemudi yang dilengkapi Multifunction steering switch.
Changan Lumin menawarkan ruang bahu paling lega berkat dimensi lebarnya. Kabinnya tampil gaya dengan opsi kombinasi warna Gray-Black atau Light Gray-Orange. Kursi penumpang depan dilengkapi fitur One Lever Flip and Move untuk mempermudah akses penumpang ke baris belakang.
Dapur Pacu dan Karakter Berkendara
Perbedaan paling mendasar terletak pada sistem penggerak. VinFast VF 3 menggunakan konfigurasi penggerak roda belakang (RWD) dengan motor listrik bertenaga 40 TK dan torsi 110 Nm. Kecepatan maksimumnya tembus 100 km/jam, dengan baterai LFP berkapasitas 18,6 kWh.
Dengan karakter RWD, VF 3 menawarkan pengalaman berkendara yang berbeda dibandingkan dua kompetitornya yang umumnya menggunakan penggerak roda depan. Kombinasi ground clearance tinggi dan desain boxy membuatnya lebih siap melibas berbagai kondisi jalan perkotaan.
Bagi konsumen yang mengutamakan kepraktisan dan ruang kargo, Wuling Aira EV menjadi pilihan menarik. Sementara bagi yang mencari gaya dan kabin paling lega, Changan Lumin layak dipertimbangkan. Pilihan akhir tetap bergantung pada prioritas kebutuhan dan preferensi desain masing-masing konsumen.