BANTEN — Signify memasok lebih dari 1.600 lampu sorot LED Philips ArenaVision gen3.5 untuk menerangi Sirkuit Marina Bay pada F1 GP Singapura 2026. Pemasangan lampu setinggi 10 meter dengan kabel lebih dari 220 km itu dikerjakan bersama DZ Engineering sebagai spesialis penerangan dan infrastruktur keselamatan balapan. Kolaborasi ini sekaligus menegaskan posisi Signify sebagai mitra pencahayaan tim Mercedes-AMG PETRONAS F1.
Persiapan sistem pencahayaan untuk balapan malam di Marina Bay Street Circuit memakan waktu hampir enam bulan sebelum balapan digelar. General Manager DZ Engineering Roberto Grill menyebut timnya bekerja maksimal demi menghadirkan pengalaman terbaik bagi pembalap dan penggemar pada race malam F1 GP Singapura.
Signify tidak hanya memasok lampu untuk sirkuit. Perusahaan teknologi pencahayaan asal Belanda itu juga menjadi mitra tim Mercedes-AMG PETRONAS F1, kerja sama yang mencakup pertukaran gagasan soal inovasi dan performa, bukan sekadar eksposur merek.
Bagaimana Lampu Sirkuit Dirancang agar Aman bagi Pembalap
Lebih dari 1.600 lampu sorot LED Philips ArenaVision gen3.5 dipasang di sepanjang sirkuit, ditopang rangka setinggi 10 meter dan lebih dari 220 km kabel. Arah serta sudut lampu diatur untuk meminimalkan bayangan dan silau yang bisa mengganggu visibilitas pembalap saat melaju dalam kecepatan tinggi.
Pemasangan dilakukan strategis agar lintasan mendapat pencahayaan terang dan merata. Sirkuit jalan raya yang bersifat sementara menuntut penyesuaian dengan kondisi kota yang sudah ada, bukan sebaliknya.
"Singapura merupakan contoh nyata bagaimana peran pencahayaan dalam olahraga telah berkembang, dari sekadar memberikan visibilitas, mendukung performa, hingga menciptakan pengalaman," kata Roberto Grill dalam diskusi bertajuk 'Lighting Every Dimension of F1' menjelang F1 GP Singapura 2026.
Grill menambahkan, saat pertama kali mengerjakan sistem pencahayaan balapan malam di Singapura belum ada acuan yang bisa dijadikan pedoman. Sistem harus dirancang mengutamakan kebutuhan pembalap sekaligus memenuhi kebutuhan operasional balapan, penyiaran, petugas, dan penonton.
Kualitas Cahaya Ikut Menentukan Kualitas Siaran
Pencahayaan bukan cuma soal pembalap melihat lintasan. Kualitas cahaya yang merata dan konsisten turut menentukan hasil siaran yang dinikmati penonton lewat layar televisi, termasuk saat kamera menangkap mobil balap di tikungan sempit Marina Bay.
CEO Signify As Tempelman menyebut kemitraan dengan Mercedes-AMG Petronas F1 Team menjadi ajang pembuktian kualitas teknologi lampu perusahaan dalam cuaca ekstrem. Menurutnya, pencahayaan performa tinggi untuk balapan malam di Singapura harus memberikan presisi, keamanan, dan efisiensi energi sekaligus menciptakan pengalaman luar biasa bagi tim dan penggemar.
"Untuk balapan malam di Singapura, pencahayaan performa tinggi harus bisa memberikan presisi, keamanan dan efisiensi energi, sambil menciptakan pengalaman luar biasa untuk para tim dan fans," kata Tempelman kepada detikINET.
Indonesia Jadi Pasar Penting bagi Signify
Tempelman menilai Asia Tenggara sebagai kawasan dengan pertumbuhan ekonomi cepat, dan Indonesia mencerminkan potensi tersebut. Signify memiliki sejarah panjang di pasar lokal melalui merek Philips Lighting yang telah hadir lebih dari 130 tahun di Indonesia.
Menurut Tempelman, Indonesia termasuk negara pertama yang mengadopsi penerangan pintar secara global. Jakarta disebutnya sebagai salah satu infrastruktur kota pintar terbesar yang sudah memakai solusi penerangan jalan pintar dari Signify.
"Kami juga sudah bekerja sama dengan Jakarta untuk melakukan peningkatan dengan cara yang sangat ramah lingkungan, menggunakan pendekatan circularity untuk infrastrukturnya," ujarnya.
Signify turut mendukung infrastruktur pintar dan berkelanjutan di Indonesia, termasuk pencahayaan tenaga surya. Tempelman berharap teknologi perusahaan bisa memperluas penerapan tata cahaya terkoneksi dan cerdas, mulai dari jalur balapan, tempat kerja, kota, hingga rumah.
Dari Sirkuit ke Rumah dan Kota
Pengalaman menangani pencahayaan balapan malam menjadi dasar bagi Signify untuk mengembangkan solusi serupa di skala lebih kecil. Tata cahaya terkoneksi dinilai bisa menciptakan lingkungan yang lebih pintar dan efisien, baik untuk bangunan komersial maupun hunian.
Bagi pasar Indonesia, kombinasi portofolio penerangan jalan pintar di Jakarta dan pencahayaan tenaga surya menjadi pintu masuk yang logis. Adopsi pencahayaan cerdas di kota-kota lain akan bergantung pada kesiapan infrastruktur dan anggaran pemerintah daerah.
Kolaborasi Signify dengan Mercedes-AMG Petronas F1 Team sendiri berlanjut sebagai kanal pemasaran sekaligus uji lapangan teknologi perusahaan. Bagi penggemar F1 di Indonesia, dampak paling langsung terasa lewat kualitas gambar balapan malam yang lebih jernih di layar televisi.