BANTEN — Clea Menier, pemain rugbi amatir berusia 17 tahun, meninggal dunia setelah mengalami cedera di lapangan saat membela Union du Bassin Marmandais pada laga U-18 melawan Agen Agglo Rugby. Menier sempat mendapat pertolongan medis di lapangan sebelum dilarikan ke Pellegrin Hospital, Bordeaux, tempat nyawanya tidak tertolong.
Insiden yang menimpa Menier terjadi pada pertandingan kategori under-18 di Prancis. Pemain berposisi back row itu mengalami cedera di lapangan, menerima perawatan medis darurat, lalu dibawa ke rumah sakit di Bordeaux. Nyawanya tidak bisa diselamatkan.
Baik Union du Bassin Marmandais maupun Federasi Rugbi Prancis (FFR) belum mengungkap jenis cedera yang dialami Menier. Klub menyebut kejadian itu sebagai "kecelakaan" tanpa merinci kronologinya.
Klub Sebut Kehilangan Clea sebagai Pukulan Teramat Berat
Union du Bassin Marmandais menyampaikan pernyataan resmi yang menegaskan duka mendalam atas kepergian pemain mudanya. Klub juga memberi penghormatan kepada tim medis darurat yang berupaya menolong Menier di lapangan.
"Dengan kesedihan yang amat besar dan rasa sakit yang tak terlukiskan, Union du Bassin Marmandais menerima kabar kepergian Clea," demikian pernyataan klub.
Klub menyebut kepergian Menier sebagai cobaan berat bagi seluruh anggota. Mereka berjanji melewati masa sulit itu bersama-sama, dengan tetap menjaga satu sama lain.
"Kami juga memikirkan orang-orang terdekat dan sahabat-sahabatnya, yang rasa sakitnya kami ikut rasakan, begitu pula rekan-rekan satu timnya, para pelatih, dan semua orang yang pernah mengenalnya dan berbagi gairah terhadap rugbi bersamanya," lanjut pernyataan klub.
FFR Janji Selidiki Penyebab Kecelakaan di Lapangan
Federasi Rugbi Prancis menyatakan kepergian Menier mengguncang seluruh keluarga besar olahraga rugbi. FFR menyampaikan dukungan penuh kepada keluarga, kerabat, serta rekan-rekan satu tim almarhumah.
"Kami menyampaikan belasungkawa terdalam kepada rekan-rekan satu timnya, para pelatih, dan seluruh anggota Union du Bassin Marmandais," kata FFR.
Federasi berkomitmen menelusuri penyebab insiden. "Segala upaya akan dilakukan untuk memahami situasi di balik kecelakaan ini," tegas FFR.
Rugbi Amatir Prancis Kembali Diingatkan soal Keselamatan Pemain
Kematian Menier menambah daftar panjang insiden cedera serius di level rugbi amatir Prancis. Laga kategori usia muda biasanya melibatkan kontak fisik intens, sehingga prosedur keselamatan dan kesiapan tim medis di lapangan menjadi sorotan.
Hingga kini belum ada keterangan resmi soal langkah lanjutan dari otoritas setempat, termasuk apakah pertandingan di kompetisi U-18 akan ditinjau ulang dari sisi protokol medis. FFR memastikan penyelidikan internal berjalan.
Union du Bassin Marmandais menutup pernyataannya dengan ajakan menjaga solidaritas. "Ini cobaan yang mengerikan bagi klub kami. Kami akan melewatinya bersama, bersatu, solid, dan saling menjaga," tulis klub.