Pencarian

Harga Perak Antam Turun Rp 600 Jadi Rp 39.700, Berlawanan dengan Perak Dunia

Rabu, 14 Oktober 2026 • 12:20:31 WIB
Harga Perak Antam Turun Rp 600 Jadi Rp 39.700, Berlawanan dengan Perak Dunia
Harga perak batangan Antam turun Rp 600 menjadi Rp 39.700 per gram pada perdagangan Rabu (14/10/2026).

BANTEN — PT Aneka Tambang Tbk (Antam) menurunkan harga perak batangan Rp 600 menjadi Rp 39.700 per gram pada perdagangan Rabu (14/10/2026). Penurunan ini berlawanan arah dengan harga perak dunia yang justru menguat 0,30 persen ke US$ 59,35 per ons. Pergerakan tersebut terjadi saat investor menantikan data inflasi konsumen Amerika Serikat sebagai petunjuk arah kebijakan suku bunga The Fed.

Jakarta. Harga perak Antam turun dari posisi sebelumnya Rp 40.300 per gram. Mengutip laman logammulia.com, Antam juga menawarkan perak batangan ukuran 250 gram di harga Rp 10.450.000 dan ukuran 500 gram di Rp 19.975.000.

Antam menyediakan perak butiran murni dengan kadar 99,95 persen. Penurunan harga perak Antam terjadi di tengah pasar global yang masih menanti kepastian arah kebijakan moneter Amerika Serikat.

Perak Dunia Justru Menguat

Harga perak dunia diperdagangkan di kisaran US$ 59 per ons pada Rabu, naik 0,30 persen menjadi US$ 59,35. Kenaikan ini terjadi setelah perak turun selama dua sesi berturut-turut.

Pelaku pasar saat ini memperkirakan peluang sekitar 77 persen The Fed akan mempertahankan suku bunga bulan ini. Sementara itu, peluang kenaikan suku bunga pada Desember mencapai 88 persen.

Presiden The Fed wilayah New York, John Williams, mengisyaratkan satu kenaikan suku bunga tambahan mungkin diperlukan tahun ini. Namun, ia menilai pengetatan moneter lebih lanjut kemungkinan tidak diperlukan pada 2027.

Ketegangan Geopolitik dan Tekanan Global

Ketegangan geopolitik tetap menjadi sorotan pasar karena harga minyak terus naik di tengah memanasnya konflik antara Arab Saudi dan pemberontak Houthi yang didukung Iran. Situasi ini memicu kekhawatiran akan gangguan pasokan dari Timur Tengah.

Dana Moneter Internasional (IMF) memperingatkan risiko signifikan terhadap pertumbuhan global dan stabilitas keuangan. Risiko tersebut timbul dari potensi berakhirnya lonjakan investasi AI, meningkatnya tingkat utang, serta konflik berkepanjangan di Timur Tengah.

Emas Dunia Ikut Melemah

Harga emas dunia melemah tipis pada Selasa (13/10/2026). Harga emas spot turun 0,4 persen menjadi US$ 4.154,99 per ons, sedangkan kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Desember turun 0,35 menjadi US$ 4.719 per ons.

"Ada data inflasi yang akan dirilis akhir pekan ini. Jadi, pasar cenderung menunggu untuk melihat bagaimana hasilnya nanti," kata Senior Market Strategist StoneX, Bob Haberkorn.

Ketua The Fed Kevin Warsh dijadwalkan menyampaikan pidato terakhirnya sebelum pertemuan kebijakan suku bunga. Investor juga menantikan data Indeks Harga Konsumen (CPI) pada Rabu serta Indeks Harga Produsen pada Kamis.

Gubernur The Fed Christopher Waller menyatakan kenaikan imbal hasil obligasi AS baru-baru ini mencerminkan pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat, bukan ekspektasi inflasi yang lebih tinggi. Menurutnya, inflasi sejauh ini tetap terkendali dengan baik.

Emas kehilangan daya tariknya di lingkungan suku bunga tinggi karena aset ini tidak menghasilkan bunga. Nilai tukar dolar Amerika Serikat dan imbal hasil obligasi Treasury acuan tenor 10 tahun turun dari level tertingginya, namun masih bertahan di dekat level tinggi.

Analis Commerzbank menyebut kenaikan suku bunga semakin menjadi pedang bermata dua bagi emas. Suku bunga yang lebih tinggi meningkatkan biaya peluang memegang aset tanpa imbal hasil, tetapi juga memperberat beban fiskal banyak pemerintah dan memperparah kekhawatiran soal keberlanjutan utang.

Bagi investor ritel di Indonesia, pergerakan harga perak Antam menjadi acuan untuk transaksi logam mulia harian. Selisih arah antara harga perak Antam dan perak dunia menunjukkan harga domestik juga dipengaruhi faktor pasokan dan permintaan lokal, bukan hanya sentimen global.

Follow www.lensabanten.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: liputan6.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks