Pencarian

Penonton Konser Avenged Sevenfold di JIS Keluhkan Sound hingga Layout Panggung

Senin, 12 Oktober 2026 • 19:48:31 WIB
Penonton Konser Avenged Sevenfold di JIS Keluhkan Sound hingga Layout Panggung
Penonton menghadiri konser Avenged Sevenfold bertajuk The Spectacular Stadium Show Where The Bats Ascend di Jakarta International Stadium, Sabtu (10/10).

BANTEN — Konser Avenged Sevenfold bertajuk The Spectacular Stadium Show Where The Bats Ascend di Jakarta International Stadium, Sabtu (10/10), menuai keluhan penonton soal kualitas audio hingga perubahan tata letak panggung. Sejumlah penonton melayangkan kritik ke promotor Ravel Entertainment melalui media sosial, terutama terkait sound yang dinilai bergema dan sember. Keluhan soal fasilitas hingga koordinasi panitia juga muncul, sementara pihak promotor belum memberi tanggapan.

Ravel Entertainment menggelar konser Avenged Sevenfold di Jakarta International Stadium dengan format stadium show. Penonton yang hadir membeli tiket mulai dari kategori termurah hingga Festival B seharga Rp1,85 juta, kategori kedua paling dekat dengan panggung. Keluhan muncul bukan soal penampilan band, melainkan soal pengalaman menonton di lapangan.

Sound Sember dan Videotron Jadi Sorotan

Salah satu pengguna Threads membandingkan konser A7X 2026 dengan konser tahun 2024. Menurutnya, kualitas audio tahun ini jauh lebih buruk.

"Kualitas sound-nya jika dibandingkan dengan yang 2024, sumpah, yang 2026 jelek banget, menurut gue pribadi. Sound-nya itu terlalu bergema dan sember, kayak sound-sound kondangan gitu yang echo-nya berlebihan," tulisnya pada Minggu (11/10).

Pengguna yang sama juga menyoroti visual panggung dan videotron yang dinilai kurang variatif dibandingkan konser sebelumnya. Keluhan serupa datang dari penonton lain yang menyebut suara vokalis Matt Shadows dan penampilan St. Loco serta Isyana Sarasvati sulit terdengar jelas.

"Kejanggalan konser A7X kedua maaf st. Loco dan Isyana tapi aku benar-benar enggak ngerti kalian nyanyi apa. Suara sampai atas pecah dan enggak jelas banget sound-nya," tulis seorang penonton.

Layout Panggung Berubah, Penonton Festival B Kecewa

Perubahan tata letak panggung menjadi keluhan lain yang ramai dibahas. Seorang penonton mengaku batal hadir karena posisi panggung berubah dari denah yang ditampilkan saat penjualan tiket.

"Gw nonton avenged sevenfold beli 'center' karena pengen point of view yang pas. Even itu agak kepinggir sedikit gapapa, tapi kalo sampe layout berubah dan ngaruh sama Seating Position, gw better enggak sama sekali nonton," tulisnya pada Jumat (9/10).

Dalam unggahan penjualan tiket, Ravel Entertainment mencantumkan keterangan bahwa tata letak tempat duduk dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan. Denah lokasi disebut hanya acuan visual, dan pandangan penonton berpotensi terhalang struktur FOH atau teknis lainnya.

Potensi terhalang itu dirasakan pemegang tiket Festival B. Beberapa penonton mengunggah keluhan soal tenda dan penjaga yang berdiri di depan area mereka.

"Avenged Sevenfold Live Jakarta 2026. Fest B sungguh terlalu itu tenda bikin emosi. Dihalangi tenda + penjaga bediri depan muka," tulis salah satu penonton.

"Sumpah T**** banget sih yg masang 'Tenda Hajatan' di depan Fest B. SHAME ON YOU @ravelentertainment," timpal pengguna lainnya.

Air Minum dan Koordinasi Panitia Dikeluhkan

Penonton di area tribun juga menyoroti aturan membawa air minum. Seorang penonton mengaku kesulitan karena konser berlangsung lebih dari empat jam tanpa fasilitas air gratis atau isi ulang.

"Enggak jelas koordinasi mereka gimana. Konser empat jam lebih lho dan mereka juga enggak sediain air gratis atau minimal isi ulang sama sekali. Enggak ada solusi juga dan cuma bilang, ya kalau mau minum bisa beli di bawah," katanya.

CNNIndonesia.com telah menghubungi pihak Ravel Entertainment untuk meminta tanggapan terkait keluhan penonton, tapi belum mendapatkan jawaban.

Penampilan A7X Tetap Dipuji

Di tengah deretan kritik, penampilan Avenged Sevenfold tetap mendapat apresiasi. Sejumlah penonton mengaku terhibur dan senang bisa menyaksikan band favorit mereka secara langsung.

Beberapa di antaranya bahkan menilai aksi M. Shadows dan kawan-kawan di Indonesia sebagai salah satu yang terbaik dalam rangkaian tur mereka. Konser ini menjadi kembalinya A7X ke Indonesia dengan format stadium show.

Bagi industri konser Tanah Air, keluhan soal sound dan layout menjadi catatan tersendiri. Penonton makin vokal menuntut standar produksi yang setara dengan harga tiket yang mereka bayar.

Follow www.lensabanten.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks