Pencarian

Ribuan Peserta dari 12 Lembaga Pendidikan di Bawah Al-Khairiyah Cilegon Peringati HUT RI ke-81 dengan Pawai Kebangsaan

Selasa, 18 Agustus 2026 • 15:41:02 WIB
Ribuan Peserta dari 12 Lembaga Pendidikan di Bawah Al-Khairiyah Cilegon Peringati HUT RI ke-81 dengan Pawai Kebangsaan
Ribuan peserta dari 12 lembaga pendidikan di bawah Yayasan Al-Khairiyah Cilegon mengikuti upacara HUT RI ke-81 di Kampus Al-Khairiyah Citangkil, Senin (17/8/2026).

CILEGON — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di lingkungan Yayasan Al-Khairiyah berlangsung semarak dengan melibatkan ribuan pelajar dan mahasiswa. Upacara yang digelar di Kampus Al-Khairiyah Citangkil, Kota Cilegon, Senin (17/8/2026), menjadi ajang refleksi atas jasa para pendiri bangsa, khususnya Brigjen KH Syam’un.

Kegiatan ini tidak hanya sekadar seremonial. Momen tersebut dinilai menjadi pengingat bagi generasi muda untuk meneruskan semangat perjuangan melalui jalur pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat.

Semangat Juang KH Syam’un Diwariskan ke Generasi Muda

Sekretaris Jenderal Pengurus Besar (PB) Al-Khairiyah, H. Ahmad Munji, yang bertindak sebagai inspektur upacara, menegaskan bahwa peringatan kemerdekaan adalah waktu yang tepat untuk mengenang jasa Brigjen KH Syam’un. Menurutnya, pendiri Al-Khairiyah itu tidak hanya berjasa di bidang pendidikan Islam, tetapi juga turun langsung mengangkat senjata mempertahankan kemerdekaan.

“Ketika kita memperingati kemerdekaan Indonesia, sesungguhnya kita juga sedang mengenang perjuangan Brigjen KH Syam’un. Beliau tidak hanya mendirikan Al-Khairiyah sebagai pusat pendidikan Islam, tetapi juga turun langsung dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan bangsa,” ujar Ahmad Munji.

Senjata Kini Adalah Ilmu Pengetahuan dan Integritas

Ahmad Munji menggarisbawahi bahwa tantangan yang dihadapi generasi saat ini berbeda dengan masa penjajahan. Jika dahulu para pejuang menggunakan senjata untuk merebut kemerdekaan, maka sekarang senjata tersebut adalah ilmu pengetahuan dan akhlak mulia.

“Jika dahulu KH Syam’un dan para pejuang mengangkat senjata untuk merebut kemerdekaan, maka generasi hari ini harus mengangkat ilmu pengetahuan, integritas, dan akhlak mulia untuk menjaga kemerdekaan. Tantangan boleh berubah, tetapi semangat juangnya tidak boleh pudar,” tegasnya.

Rangkaian Kegiatan: Upacara, Pawai, hingga Orientasi Mahasiswa Baru

Upacara tersebut diikuti oleh mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, siswa, serta unsur yayasan. Setelah upacara usai, pawai kemerdekaan digelar sebagai simbol persatuan keluarga besar Al-Khairiyah sekaligus penguatan nilai kebangsaan dan keislaman.

Selain memperingati kemerdekaan, acara ini juga menjadi penanda dimulainya tahun akademik baru. Penutupan KKM dan pembukaan Ta’aruf atau orientasi mahasiswa baru Universitas Al-Khairiyah (Unival) dan Institut Agama Islam Al-Khairiyah (INSTAL) turut dirangkaikan dalam kegiatan tersebut.

Melalui serangkaian acara ini, keluarga besar Al-Khairiyah berharap generasi penerus tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki jiwa patriotisme, kepedulian sosial, serta kecintaan yang mendalam terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Follow www.lensabanten.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: faktabanten.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks