LEBAK — Capaian itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak, Eka Darmana Putra, Jumat pekan ini. Pihaknya meminta seluruh tenaga medis puskesmas bekerja ekstra agar program kesehatan nasional ini sukses dan Kabupaten Lebak mampu meraih peringkat pertama di Provinsi Banten.
“Kita minta semua petugas medis puskesmas bekerja keras agar Program CKG berjalan sukses dan Lebak dapat meraih peringkat pertama di Banten,” kata Eka.
Sasaran Prioritas: Sekolah Hingga Perusahaan Swasta
Eka menjelaskan, jajarannya telah menginstruksikan 44 puskesmas untuk memperluas sasaran CKG. Layanan kesehatan gratis ini tidak hanya menyasar lingkungan permukiman masyarakat, tetapi juga institusi pendidikan dan tempat ibadah.
- Lingkungan permukiman masyarakat
- Sekolah dan pondok pesantren
- Organisasi kemasyarakatan
- Perusahaan swasta
Selain itu, pemeriksaan juga menyasar seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan sekretariat pemerintah daerah, BUMN, Polri, TNI, hingga penegak hukum. Pengurus dan anggota Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) pun turut menjadi sasaran program ini.
Deteksi Dini Penyakit Akut di Puskesmas Rangkasbitung
Plt Kepala Puskesmas Rangkasbitung, Sudiarto Setiawan, mengungkapkan bahwa pihaknya setiap hari melayani 50 hingga 70 peserta CKG yang terdaftar. Mayoritas peserta berasal dari pemukiman warga di kelurahan dan pedesaan.
Menurut Sudiarto, CKG menjadi langkah krusial untuk mengetahui faktor risiko penyakit sejak dini. Pemeriksaan yang dilakukan meliputi deteksi hipertensi, gula darah, kesehatan jiwa, penyakit paru-paru, hingga obesitas sentral atau lingkar perut.
“CKG itu sangat penting untuk mengetahui faktor risiko dalam mencegah penyakit hipertensi, gula darah, kesehatan jiwa, penyakit paru-paru, obesitas sentral atau lingkar perut,” ujarnya.
Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan selama ini, tidak ada peserta yang dirujuk ke fasilitas kesehatan lebih lanjut. Namun, mereka yang terindikasi memiliki masalah kesehatan langsung mendapatkan pengobatan di tempat.
Menuju 100 Persen Cakupan Kesehatan Warga
Dengan skema jemput bola yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, Dinkes Lebak optimistis target cakupan kesehatan menyeluruh dapat segera tercapai. Percepatan ini dinilai penting untuk memastikan setiap warga mendapatkan akses layanan kesehatan preventif secara merata.
Program CKG merupakan salah satu agenda prioritas pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Melalui deteksi dini, diharapkan angka kesakitan akibat penyakit tidak menular dapat ditekan dan produktivitas warga tetap terjaga.