TANGERANG — Lebih dari 200 orang hadir dalam festival yang menyasar pelajar sebagai penggerak kebiasaan pengelolaan sampah. Sebelum acara puncak, VEL menggelar pra-acara berupa kompetisi antar sekolah mengumpulkan sampah anorganik selama satu bulan ke TPST 3R Suvarna Sutera.
Pada hari pelaksanaan, peserta mengikuti kompetisi perjalanan pengelolaan sampah melalui pos-pos permainan. Mulai dari memilah sampah anorganik, tantangan penggunaan barang berulang, hingga lomba mengubah barang bekas menjadi produk bernilai guna.
Empat Pos Permainan yang Diikuti Pelajar
Rangkaian lomba dibagi ke dalam beberapa tantangan yang menuntut kreativitas dan kerja sama tim. Setiap pos dirancang agar pelajar memahami bahwa tindakan kecil berdampak pada kelestarian lingkungan.
- Mengumpulkan dan memilah sampah anorganik
- Tantangan menggunakan barang secara berulang
- Kompetisi menciptakan produk dari barang bekas
- Kompetisi pembuatan konten bertema sampah
Pendekatan edukasi interaktif dipilih agar peserta tidak hanya memahami teori pengelolaan sampah. Pelajar didorong langsung menerapkan kebiasaan itu di kehidupan sehari-hari.
Dukungan Suvarna Sutera dan Harapan Warga Sekitar
Managing Director Suvarna Sutera Silvanus Hoantonio menyebut dukungan terhadap festival ini sebagai langkah menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi warga. Ia berharap kegiatan tersebut menjadi ruang belajar yang menyenangkan bagi seluruh peserta.
"Harapannya, pengetahuan dan nilai-nilai yang diperoleh hari ini selalu diterapkan dan menjadi bagian dalam kehidupan sehari-hari," ujar Silvanus dalam keterangannya.
Festival ini melanjutkan kegiatan Tangerang Langit Biru yang digelar tahun sebelumnya. Suvarna Sutera kembali menggandeng VEL untuk menyasar lingkungan sekolah sebagai titik awal perubahan.
Satu Kebiasaan Baik yang Dibawa Pulang
Direktur sekaligus Co-Founder VEL Benedict Wermter menargetkan setiap pelajar membawa pulang minimal satu kebiasaan baik. Menurutnya, menjaga lingkungan bisa dimulai dari langkah sederhana dengan cara yang menyenangkan.
"Kami berharap setiap pelajar yang hadir hari ini dapat membawa pulang satu kebiasaan baik dan mengajak orang-orang di sekitarnya untuk melakukan hal yang sama," ujar Benedict.
Melalui kompetisi antar sekolah, VEL dan Suvarna Sutera berupaya memperluas dampak kampanye kebersihan dari lingkungan pendidikan ke rumah masing-masing peserta.