TANGERANG — Sebanyak 47 dari 50 Inorga peserta FORPROV II Banten 2026 turun ke arena pertandingan, sementara tiga lainnya mengisi kegiatan ekshibisi. Komposisi itu menjadikan edisi kedua festival olahraga masyarakat tingkat provinsi ini sebagai ajang dengan peserta terluas yang pernah digelar di Banten.
Pembukaan berlangsung di Alun-Alun Kota Tangerang. Gubernur Banten Andra Soni menyatakan FORPROV bukan sekadar kompetisi, melainkan wadah memperluas partisipasi warga dalam berolahraga sekaligus melestarikan olahraga tradisional.
Andra Soni Minta Pembinaan Tidak Berhenti di Seremoni Pembukaan
Andra mengapresiasi KORMI Provinsi Banten dan KORMI kabupaten/kota yang dinilainya konsisten mengembangkan olahraga masyarakat. Menurut dia, pembinaan harus berjalan terus agar Banten mampu menunjukkan hasil membanggakan pada penyelenggaraan Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) berikutnya.
"Lakukan pembinaan secara berkelanjutan sehingga Banten dapat tampil membanggakan pada FORNAS berikutnya," tegas Andra.
Ia juga menyoroti peran olahraga tradisional sebagai bagian dari identitas budaya yang perlu dijaga. Ajang seperti FORPROV dinilai menjadi ruang paling efektif untuk merawat permainan rakyat yang mulai jarang dimainkan generasi muda.
KORMI Banten Akui Sosialisasi ke Kabupaten/Kota Belum Merata
Ketua KORMI Provinsi Banten Nuraeni menilai jumlah Inorga yang berpartisipasi menunjukkan perlunya penguatan sosialisasi dan komunikasi dengan pemerintah daerah. Keterlibatan pemkab dan pemkot dinilai kunci untuk memperluas jangkauan olahraga masyarakat sekaligus merangkul pegiat olahraga di daerah.
"Hal ini tentu harus disosialisasikan secara masif kepada kabupaten/kota agar dapat merangkul serta membangun komunikasi dengan para pegiat dan Inorga di bawah naungan KORMI daerah," jelas Nuraeni.
Nuraeni menyambut baik arahan Gubernur Banten soal pembinaan berkelanjutan, khususnya dalam mempersiapkan keikutsertaan Banten pada FORNAS mendatang. Menurutnya, olahraga masyarakat punya karakteristik tersendiri karena tumbuh dari kegemaran warga, termasuk upaya mempertahankan permainan tradisional.
"Ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi kami untuk bisa merangkul seluruh induk olahraga yang memang berawal dari masyarakat, oleh masyarakat, dan untuk masyarakat," paparnya.
Kota Tangerang Jamin Fasilitas Selama Ajang Berlangsung
Wali Kota Tangerang Sachrudin menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Kota Tangerang sebagai tuan rumah FORPROV II Banten 2026. Ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana mempererat persaudaraan masyarakat di Provinsi Banten.
"Pemkot Tangerang terus mendukung kegiatan ini dan berkomitmen melakukan pembinaan, serta menyediakan fasilitas yang diperlukan," ujarnya.
Melalui FORPROV II Banten 2026, KORMI diharapkan semakin memperluas partisipasi masyarakat dalam olahraga sekaligus memperkuat pembinaan Inorga di tingkat kabupaten/kota. Hasil pembinaan itu yang akan diuji pada FORNAS mendatang, dengan Banten menargetkan tampil lebih baik dibanding edisi sebelumnya.