SERANG — Puluhan pegawai Lapas Kelas IIA Serang turun langsung ke halaman dan area perkantoran untuk membersihkan sampah, merapikan fasilitas, serta menata sudut-sudut lingkungan yang selama ini kurang diperhatikan. Kerja bakti tersebut menyasar sejumlah titik di lingkungan lapas, mulai dari halaman kantor, area perkantoran, fasilitas umum, hingga sudut lingkungan yang membutuhkan penataan.
Kegiatan itu tidak berhenti pada urusan menyapu dan memungut sampah. Jajaran lapas memaknai kerja bakti sebagai sarana memperkuat kebersamaan sekaligus menumbuhkan kepedulian pegawai terhadap tempat mereka bekerja sehari-hari.
Kalapas: Kebersihan Bukan Tugas Petugas Kebersihan Semata
Kepala Lapas Kelas IIA Serang Riko Stiven menegaskan bahwa menjaga kebersihan merupakan tanggung jawab seluruh pegawai. Menurutnya, lingkungan kerja yang bersih dan tertata berperan penting menunjang kenyamanan serta kelancaran pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan.
"Menjaga kebersihan lingkungan kerja bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas kebersihan, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama. Saya mengajak seluruh jajaran untuk memiliki kepedulian dan kesadaran dalam menjaga kebersihan, kerapian, serta fasilitas yang ada di lingkungan Lapas. Jangan hanya bersih ketika ada kegiatan, tetapi jadikan kebersihan sebagai budaya dan kebiasaan dalam bekerja sehari-hari," kata Riko, Sabtu (7/11/2026).
Kebersihan Diminta Jadi Kebiasaan, Bukan Sekadar Agenda Kegiatan
Riko mengingatkan agar kepedulian terhadap kebersihan tidak berhenti setelah kegiatan selesai. Setiap pegawai diharapkan menjaga area kerja masing-masing dan membiasakan perilaku disiplin dalam aktivitas sehari-hari.
Menurut Riko, lingkungan kerja yang bersih, sehat, dan nyaman turut mendukung produktivitas pegawai. Kondisi itu juga berdampak pada peningkatan kualitas pelayanan yang diberikan lapas kepada masyarakat.
Melalui kerja bakti tersebut, Lapas Kelas IIA Serang berupaya menanamkan budaya kerja yang mengedepankan kedisiplinan, kepedulian, dan gotong royong. Langkah itu menjadi bagian dari komitmen mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih, tertib, profesional, dan kondusif.