BANTEN — Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyambut baik keputusan AFC menunda Piala Asia 2027 ke Desember. Menurutnya, penundaan itu memberi Timnas Indonesia waktu persiapan lebih panjang, termasuk memanfaatkan jeda Maret dan Juni untuk meningkatkan performa skuad.
Keputusan AFC menunda Piala Asia dari jadwal semula menjadi Desember 2027 disambut positif oleh Erick Thohir. Ia menilai penundaan tersebut justru membuka ruang bagi Timnas Indonesia untuk mematangkan persiapan.
Alasan AFC Tunda Piala Asia 2027
Situasi panas di Timur Tengah membuat Piala Asia tidak bisa digelar tepat waktu. Berbagai serangan terjadi di kawasan tersebut, termasuk di Arab Saudi yang menjadi tuan rumah.
AFC sebenarnya punya opsi memindahkan hak tuan rumah. Namun federasi memilih menunda ajang itu ketimbang memindahkannya ke negara lain.
Erick Thohir: Ini Kesepakatan Semua Negara
Erick menegaskan keputusan penundaan merupakan hasil kesepakatan bersama dan harus diikuti seluruh peserta. Baginya, dampak keputusan itu menguntungkan Indonesia.
"Kalau menurut saya kan itu kesepakatan semua negara, kita harus mengikuti. Kalau menurut saya, ini menguntungkan Indonesia," kata Erick Thohir kepada wartawan di Asiop Stadium, Jakarta, Kamis (5/11/2026).
"Karena dengan itu persiapan kita (Timnas Indonesia) menjadi lebih panjang, kita ada bulan Maret dan Juni untuk bisa meningkatkan perform tim," ujarnya menambahkan.
Uji Coba lawan Yordania Batal
Penundaan ini langsung berdampak pada agenda Timnas Indonesia di periode FIFA Matchday November 2026. Garuda batal menjalani laga tandang persahabatan melawan Yordania.
PSSI belum mengungkapkan rencana pengganti setelah membatalkan uji coba tersebut. Erick hanya memastikan Timnas Indonesia akan memanfaatkan periode FIFA Matchday tahun depan untuk persiapan Piala Asia.
"Nanti di bulan September sudah ada kualifikasi Piala Dunia (2030), kemudian Oktober, November," tutur Erick Thohir.
"Jadi timnya benar-benar full gear, tidak terpotong terus berhenti," ucapnya.
Agenda Padat Menanti Skuad Garuda
Dengan jadwal baru Piala Asia, Timnas Indonesia akan menghadapi rangkaian laga yang lebih rapat pada 2027. Kualifikasi Piala Dunia 2030 pada September menjadi pembuka, disusul agenda Oktober dan November.
Erick menilai rangkaian itu membuat persiapan tim menjadi lebih utuh. Tidak ada lagi jeda panjang yang memotong momentum skuad di tengah jalan.