TANGERANG — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tangerang memastikan keikutsertaan di hampir seluruh cabang olahraga pada Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026. Dari 60 cabor yang akan dipertandingkan, Kota Tangerang mendaftarkan 59 cabor. Ajang itu sendiri akan digelar di Kota Tangerang Selatan.
Ketua KONI Kota Tangerang Dirman menyatakan persiapan kontingen terus dimatangkan, termasuk pendaftaran atlet dan cabor melalui sistem resmi penyelenggara. Menurutnya, nama-nama atlet sedang dalam proses input ke website pendaftaran resmi untuk menyesuaikan dengan nomor pertandingan dan cabor yang akan diikuti.
1.730 Orang Masuk Kontingen Kota Tangerang
Berdasarkan data usulan KONI Kota Tangerang, sebanyak 1.730 orang akan tergabung dalam kontingen yang dipersiapkan untuk mengikuti ajang olahraga tingkat Provinsi Banten tersebut. Jumlah itu terdiri dari atlet dan unsur pendukung kontingen yang akan mengikuti berbagai nomor pertandingan dalam 59 cabor.
“Nama-nama atlet sedang dalam proses input ke website pendaftaran resmi untuk menyesuaikan dengan nomor pertandingan dan cabor yang akan diikuti. Kontingen Kota Tangerang sendiri akan turun hampir di semua cabor yakni 59 cabor dari 60 cabor yang akan dipertandingkan,” ujar Dirman dalam keterangannya, Sabtu 19 September 2026.
Target Pertahankan Gelar Juara Umum PORPROV
Keikutsertaan di puluhan cabor menjadi bagian dari persiapan Kota Tangerang untuk mempertahankan gelar juara umum pada PORPROV VII Banten 2026. Dirman menyebut target kontingen sudah jelas, yakni kembali membawa pulang predikat juara umum.
“Targetnya jelas, kami ingin mempertahankan prestasi juara umum lagi,” tambahnya.
Koordinasi dengan Dispora untuk Perlengkapan hingga Akomodasi
Untuk mendukung persiapan kontingen, KONI Kota Tangerang juga berkoordinasi dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang. Koordinasi tersebut meliputi sejumlah kebutuhan, mulai dari perlengkapan pertandingan hingga transportasi dan akomodasi selama pelaksanaan PORPROV VII Banten 2026.
Dengan jumlah kontingen mencapai 1.730 orang, kebutuhan logistik dan akomodasi menjadi salah satu fokus persiapan menjelang pelaksanaan ajang olahraga antar-kabupaten/kota se-Banten tersebut.