Jaringan Charger Mobil Listrik Walmart Capai 100 Lokasi, Daya Maksimal 400 kW

Penulis: Pandu Wibisono  •  Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:25:31 WIB
Stasiun pengisian daya mobil listrik ke-100 Walmart resmi beroperasi di Monument, Colorado, dengan delapan konektor berdaya maksimal 400 kW.

BANTEN — Pencapaian ini diumumkan melalui pernyataan resmi perusahaan, di mana stasiun ke-100 tersebut berlokasi di Walmart Supercenter, Jackson Creek Parkway, Monument, Colorado. Lokasi ini dilengkapi delapan konektor pengisian yang terbagi rata antara standar CCS1 dan NACS. Meski hardware-nya mampu menyuplai daya hingga 400 kW, perlu dicatat bahwa sebagian besar mobil listrik yang beredar saat ini belum mampu menerima daya sebesar itu secara penuh.

Walmart menegaskan bahwa infrastruktur ini bukan sekadar proyek percobaan. Dengan lebih dari 5.200 lokasi ritel di AS dan sekitar 90 persen populasi Amerika tinggal dalam radius 10 mil dari gerainya, perusahaan menargetkan menjadi salah satu operator jaringan pengisian cepat terbesar di negara tersebut.

Pilihan Hardware dari Dua Pabrikan Eropa

Untuk membangun jaringan ini, Walmart tidak bergantung pada satu pemasok. Mereka menggunakan charger 400 kW buatan ABB E-mobility dari Swiss dan Alpitronic dari Italia. Secara spesifik, model yang dipakai adalah ABB A400 All-in-One dan Alpitronic HYC400 Hypercharger. Unit ABB dipasang di lokasi Monument, Colorado.

ABB menyatakan A400 mampu memberikan daya 200 kW secara simultan ke dua EV sekaligus, atau mengalirkan seluruh 400 kW ke satu kendaraan. Sistem kerja serupa juga diterapkan pada unit Alpitronic, di mana satu unit charger memiliki satu kabel CCS1 dan satu kabel NACS untuk melayani dua slot parkir.

Pengujian independen yang dilakukan InsideEVs di lokasi awal Walmart di McKinney, Texas, menunjukkan hasil impresif. Sebuah GMC Hummer EV berhasil menyerap daya lebih dari 300 kW dan mengisi baterai dari 1 persen ke 53 persen hanya dalam waktu 27 menit menggunakan unit Alpitronic.

Perangkat Lunak Dikembangkan Sendiri oleh Walmart Global Tech

Berbeda dengan pendekatan kebanyakan operator yang membeli sistem terintegrasi, Walmart memilih membangun platform perangkat lunaknya secara mandiri. Divisi Walmart Global Tech mengembangkan sistem yang menghubungkan seluruh charger, memproses data ketersediaan secara real-time, mengelola pembayaran, serta mengirimkan informasi lokasi ke aplikasi peta seperti Apple Maps, Google Maps, PlugShare, ChargeHub, dan Chargeway.

Konsumen tidak perlu mengunduh aplikasi khusus. Seluruh fungsi—mulai dari mencari lokasi charger, memulai sesi pengisian, membayar, hingga memantau progres—terintegrasi langsung ke dalam aplikasi utama Walmart. Anggota program loyalitas Walmart+ mendapatkan potongan harga khusus untuk layanan pengisian ini.

Walmart berencana menambah metode pembayaran lain seiring perluasan jaringan. Langkah ini dinilai penting karena kewajiban menggunakan aplikasi kerap menjadi penghalang bagi pengemudi yang hanya ingin mengisi daya dengan kartu kredit secara langsung.

Target 2030 dan Komentar Pengguna

Rencana besar Walmart sebenarnya sudah diumumkan sejak awal, yakni memasang charger di ribuan lokasi Walmart dan Sam's Club sebelum 2030. Kapasitas ritel yang masif ini memberi keunggulan kompetitif yang sulit ditandingi pemain lain.

Adam Happel, General Manager Walmart Retail EV Charging, menegaskan fokus perusahaan pada keandalan layanan. "Saat pelanggan datang ke Walmart untuk mengisi daya, kami ingin pengalaman itu terasa andal dan tanpa hambatan seperti bagian lain dari perjalanan belanja mereka," ujarnya.

Tanggapan pengguna pun mulai berdatangan. Seorang pengguna dengan nama bruce Mauhar dalam kolom komentar menyebut pengalamannya mengisi daya di Phoenix, Arizona, pekan lalu sangat memuaskan. "Pengalaman luar biasa. Semakin banyak, semakin baik," tulisnya.

Reporter: Pandu Wibisono
Sumber: electrek.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top