BANTEN — Produksi gas yang dikelola PT Pertamina EP Cepu (PEPC) itu kini memasok hingga 65 persen kebutuhan gas bumi PGN di Sales Operation Region (SOR) III. General Manager Zona 12 PEPC JTB, Afwan Daroni, menyatakan pasokan ini menjadi tulang punggung energi bagi rumah tangga, industri, hingga transportasi di dua provinsi tersebut.
Penyaluran Gas Cetak Rekor di Atas Target
Tidak hanya produksi yang moncer, realisasi penyaluran gas juga menunjukkan kinerja impresif. Afwan mengungkapkan realisasi Gas Sales Metering mencapai 176,95 MMSCFD, atau 5 persen di atas target RKAP dan 9 persen di atas target yang disepakati dengan SKK Migas.
"Kami berkomitmen menjaga keandalan plant agar dapat terus memenuhi kebutuhan energi, khususnya bagi masyarakat dan industri di wilayah Jawa Timur maupun Jawa Tengah. Namun demikian, aspek HSSE tetap menjadi prioritas utama kami dalam setiap tahapan operasi," ujarnya, Rabu (19/8).
Dorong Ketahanan Pangan hingga Bahan Baku LNG
Pemanfaatan gas JTB kini merambah sektor-sektor strategis nasional. Sekitar 15 MMSCFD dialokasikan ke PT Petrokimia Gresik (PKG) sebagai bahan baku pupuk, menopang produktivitas pertanian dan ketahanan pangan nasional. Selain itu, 0,15 MMSCFD disalurkan untuk jaringan gas rumah tangga di Lamongan, Jawa Timur.
Dalam waktu dekat, JTB juga bersiap menyuplai 3,5 MMSCFD gas sebagai bahan baku Liquefied Natural Gas (LNG). Langkah ini membuka peluang distribusi gas ke wilayah yang belum terhubung pipa transmisi. Sektor transportasi pun kebagian jatah sekitar 1,3 MMSCFD untuk Bahan Bakar Gas (BBG) di Jawa Timur dan Jawa Tengah.
SKK Migas: Bukti Optimalisasi Produksi
Kepala Perwakilan SKK Migas Jabanusa, Anggono Mahendrawan, menilai capaian ini sebagai bukti nyata optimalisasi produksi dan keandalan operasi yang terus dijaga. Pihaknya bersama KKKS berkomitmen memastikan setiap potensi produksi dimanfaatkan secara maksimal dengan mengedepankan aspek keselamatan dan efisiensi.
"SKK Migas akan terus mendorong peningkatan kinerja produksi melalui sinergi dengan PEPC dan seluruh pemangku kepentingan, sehingga kontribusi JTB terhadap pemenuhan kebutuhan gas bumi nasional dapat semakin optimal dan berkelanjutan," kata Anggono.
Dengan total produksi yang konsisten di atas target, JTB membuktikan diri sebagai salah satu aset strategis Pertamina dalam menjaga ketahanan energi nasional, sekaligus menggerakkan roda ekonomi di kawasan timur Pulau Jawa.