LEBAK — Sebanyak 1.649 guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di Kabupaten Lebak bakal naik status menjadi PPPK penuh waktu. Selain itu, pemerintah pusat juga berencana mengangkat 3.782 guru PPPK penuh waktu yang sudah mengabdi menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Rencana kebijakan ini langsung mendapat respons positif dari Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak. Kepala Dindik Lebak Doddy Irawan menilai langkah pemerintah pusat tersebut merupakan jawaban atas aspirasi yang selama ini disuarakan para guru di daerah.
Kebijakan Hasil Kajian Mendalam Pemerintah Pusat
Doddy menegaskan bahwa keputusan untuk menaikkan status kepegawaian guru tidak diambil secara terburu-buru. Ia meyakini pemerintah pusat telah melalui proses panjang sebelum akhirnya mengumumkan rencana ini.
"Terima kasih kepada pemerintah pusat. Kebijakan ini tentunya atas hasil mendengarkan aspirasi dari para guru dan evaluasi yang diterima serta tentunya kajian mendalam," kata Doddy, Rabu, 19 Agustus 2026.
Menurut mantan Kepala Bapenda Lebak ini, peningkatan status kepegawaian menjadi momen penting bagi kepastian karier para tenaga pendidik. Dampaknya tidak hanya dirasakan secara administratif, tetapi juga langsung menyentuh kesejahteraan ekonomi guru.
Target: Mutu Pendidikan dan Kesejahteraan Guru Meningkat
Dengan adanya kepastian status, Dindik Lebak berharap para guru dapat lebih fokus menjalankan tugasnya di sekolah. Doddy mengatakan, kesejahteraan yang lebih baik akan berbanding lurus dengan kualitas pengajaran di kelas.
"Semoga ini bisa memberikan dampak pada peserta didik sehingga mutu pendidikan sesuai jargon Kemendikdasmen bisa tercipta dan menciptakan tunas bangsa yang unggul," ujarnya.
Ia menambahkan, kebijakan ini diharapkan menjadi penyemangat baru bagi para pendidik di Kabupaten Lebak. Dengan begitu, proses belajar mengajar dapat berjalan lebih optimal dan menghasilkan generasi penerus yang berkualitas.
"Dengan kesejahteraan guru yang semakin baik, diharapkan para pendidik dapat menjalankan tugas secara lebih optimal dalam mendampingi dan mencetak generasi penerus bangsa yang berkualitas," pungkas Doddy.