BPBD Pandeglang Distribusikan 283 Ribu Liter Air Bersih ke 56 Desa Terdampak Kekeringan, Melayani 22.637 Jiwa

Penulis: Ramli Siregar  •  Selasa, 11 Agustus 2026 | 13:07:31 WIB
Petugas BPBD-PK Pandeglang mendistribusikan air bersih kepada warga di 56 desa terdampak kekeringan di 15 kecamatan.

PANDEGLANG — Krisis air bersih yang melanda sejumlah kecamatan di Kabupaten Pandeglang memaksa ribuan keluarga mengandalkan droping air dari pemerintah daerah. BPBD-PK Kabupaten Pandeglang mencatat, hingga Senin pekan ini, sebanyak 6.116 kepala keluarga (KK) atau 22.637 jiwa telah menerima bantuan air bersih.

Pasokan tersebut didistribusikan ke 56 desa yang tersebar di 15 kecamatan. Angka ini disebut bakal terus bertambah seiring masih berlangsungnya musim kemarau dan bertambahnya permohonan dari masyarakat.

Penyebab Sumur Warga Kering di 15 Kecamatan

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD-PK Kabupaten Pandeglang, Lilis Sulistiyati, mengungkapkan kekeringan terjadi akibat kombinasi beberapa faktor. Sebagian besar wilayah terdampak tidak tersentuh jaringan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Berkah Pandeglang.

Selain itu, sumur air bawah tanah warga dilaporkan mengalami kekeringan dan sumber air permukaan ikut menyusut. Kondisi ini memaksa warga untuk mengajukan permohonan pasokan air bersih guna memenuhi kebutuhan MCK harian.

Antrean Warga Tertib Saat Droping Air Tiba

Lilis memastikan proses penyaluran air bersih ke lokasi-lokasi terdampak berjalan lancar. Masyarakat yang menunggu kedatangan mobil tangki disebut mengantre dengan tertib saat giliran pengisian tiba.

"Saya kira kalau air untuk dikonsumsi minum mereka bisa membeli air minum dalam kemasan galon," ujar Lilis di Pandeglang, Senin, merespons kebutuhan air layak minum warga yang berbeda dengan kebutuhan MCK.

Warga Cikeusik Berharap Pasokan Rutin Tiga Hari Sekali

Di tengah keterbatasan itu, bantuan air bersih dari pemerintah daerah menjadi penolong utama. Rohmat, seorang warga Kecamatan Cikeusik, mengaku bersyukur setelah pasokan air tiba dan mencukupi kebutuhan keluarganya untuk beberapa hari ke depan.

"Kami berharap setiap tiga hari dipasok air bersih untuk keperluan MCK, karena sumur bawah tanah mengalami kekeringan," kata Rohmat.

BPBD-PK Pandeglang menyatakan permintaan penyaluran air bersih terus bertambah dan hampir setiap hari armada tangki diterjunkan ke pelosok desa yang mengalami kekeringan. Masyarakat yang membutuhkan dapat mengajukan permohonan resmi ke kantor BPBD setempat.

Reporter: Ramli Siregar
Sumber: banten.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top