SERANG — Kompetisi cerdas cermat "Maxim Quiz: English Brain Game" yang digelar Maxim bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Banten di Kota Serang berakhir dengan kemenangan SMA Negeri 6 Serang. SMA Negeri 1 Serang dan SMA Negeri 5 Serang masing-masing menyusul di posisi kedua dan ketiga.
Lebih dari 70 pelajar tingkat SMA/SMK sederajat dari berbagai sekolah di Kota Serang berpartisipasi dalam ajang yang berlangsung di Gedung Kwarda Gerakan Pramuka Serang tersebut. Mereka diuji melalui serangkaian soal pengetahuan umum dan bahasa Inggris yang menuntut kemampuan berpikir kritis, ketepatan, serta kecepatan menjawab.
Head of Subdivision Maxim Serang Samsul Syarif menegaskan bahwa kompetisi ini dirancang bukan hanya untuk mencari pemenang. Ia berharap ajang ini menjadi sarana bagi pelajar untuk mengembangkan wawasan sekaligus melatih keberanian tampil di depan umum.
"Melalui kegiatan ini, kami berharap para peserta dapat memperoleh pengalaman yang bermanfaat sekaligus meningkatkan rasa percaya diri dalam berkompetisi. Semoga ini menjadi motivasi bagi para pelajar untuk terus belajar, mengembangkan potensi, dan meraih prestasi," ujarnya di Serang, Kamis.
Apresiasi senada disampaikan Koordinator Bidang SMA Disdikbud Provinsi Banten Aji Ade Nur Samsu. Pihaknya menyambut baik inisiatif ini karena dinilai mampu memacu semangat kompetitif para siswa di luar jam pelajaran sekolah.
"Kami mengapresiasi Maxim dan seluruh pihak yang telah mengadakan kompetisi cerdas cermat ini. Teruntuk para peserta, kalah dan menang dalam kompetisi adalah hal yang biasa, namun semangat dan jiwa kompetitif harus tetap dijaga," ucap Aji.
Acara yang menggandeng Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga Kota Serang serta Ruangguru ini juga menyisipkan materi penting di luar akademik. Unit Satlantas Polresta Serang Kota hadir memberikan edukasi keselamatan berkendara kepada para pelajar yang sebagian besar sudah menginjak usia untuk memiliki surat izin mengemudi.
Ipda Rudy Supriady dari Unit Satlantas Polresta Serang Kota menyampaikan pentingnya kesadaran berlalu lintas di kalangan pelajar guna menekan angka pelanggaran dan kecelakaan di jalan raya. Menurutnya, pemahaman tentang keselamatan berkendara harus ditanamkan sejak dini.
"Kami dari Polresta Serang tentunya ingin para generasi muda mulai sadar dan paham akan pentingnya berkendara yang baik. Keselamatan adalah hal terpenting selama di jalan. Kompetisi ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kompetensi akademik, tetapi juga kepatuhan berkendara," tegas Rudy.
Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari rangkaian acara serupa yang telah sukses dilaksanakan di berbagai kota besar di Indonesia seperti Jakarta, Palembang, Denpasar, hingga Makassar. Maxim berencana memperluas jangkauan kompetisi ke kota-kota lain, termasuk Cilegon.
Perluasan ini dilakukan sebagai bentuk kontribusi perusahaan dalam mengembangkan potensi generasi muda di Provinsi Banten secara lebih merata. Melalui kompetisi ini, diharapkan lahir bibit-bibit unggul yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan kesadaran akan keselamatan berlalu lintas.