SERANG — Gubernur Banten Andra Soni meminta Bank Banten tidak sekadar menjadi lembaga keuangan milik daerah, melainkan aset bersama yang manfaatnya harus dirasakan langsung oleh masyarakat. Salah satu fokus utamanya adalah pembinaan dan perluasan pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di seluruh Provinsi Banten.
Dorongan itu disampaikan Andra usai peluncuran logo baru Bank Banten. Menurut dia, penguatan kelembagaan dan likuiditas menjadi prasyarat agar bank kebanggaan warga Banten itu mampu bersaing dan memberikan layanan yang semakin dekat dengan masyarakat.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemprov Banten telah menempatkan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) yang dikelola langsung oleh Bank Banten. Langkah ini diambil untuk memperkuat likuiditas sekaligus memastikan arus kas daerah berputar di dalam institusi keuangan milik sendiri.
Selain itu, pemerintah provinsi juga mendorong optimalisasi penggunaan layanan Bank Banten dalam berbagai transaksi pemerintahan. Kebijakan ini diharapkan mampu mempercepat pertumbuhan sektor riil dan memperkuat daya saing ekonomi daerah.
Andra menekankan bahwa penyaluran kredit produktif bagi pelaku UMKM harus terus diperluas. Menurutnya, akses permodalan yang mudah menjadi kunci utama agar usaha kecil di Banten bisa naik kelas dan berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian regional.
“Yang terpenting kemanfaatan Bank Banten dirasakan oleh seluruh masyarakat,” kata Andra Soni dalam keterangannya, Selasa (18/2/2025).
Gubernur juga mengajak seluruh pemerintah kabupaten dan kota di Banten untuk memperkuat sinergi dalam mendukung peran Bank Banten. Menurutnya, kolaborasi antarpemerintah daerah menjadi modal penting agar bank daerah tumbuh sebagai institusi keuangan yang tangguh menghadapi tantangan ekonomi.
“Mari kita tumbuh dengan penuh kebersamaan. Kolaborasi yang solid akan menjadikan Bank Banten sebagai institusi keuangan yang kuat bagi kemajuan Banten,” ujarnya.
Dengan penguatan peran ini, Pemprov Banten optimistis sektor UMKM akan semakin berkembang dan menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah dalam beberapa tahun ke depan.