Review Honda BeAT dan Vario 125 2025: Skutik Irit Andalan, Tapi Kompromi di Fitur Keselamatan

Penulis: Sabar Simanjuntak  •  Kamis, 30 Juli 2026 | 09:15:31 WIB
Honda BeAT dan Vario 125 2025 melaju di jalan raya untuk pengujian konsumsi bahan bakar dan performa harian.

BANTEN — Kedua motor ini saya pakai bergantian selama total tiga pekan untuk aktivitas harian di Jakarta — mulai dari macet pagi di Sudirman, jalan tol dalam kota, hingga jalan kampung yang sempit. Tujuannya satu: mencari tahu apakah reputasi "irit dan bandel" benar-benar sesuai kenyataan, atau cuma gimmick marketing belaka.

Mesin 110 cc vs 125 cc: Beda Tenaga, Beda Karakter

BeAT menggendong mesin 110 cc eSP dengan tenaga 8,9 PS di 7.500 rpm dan torsi 9,2 Nm. Angkanya memang kecil, tapi untuk harian di jalan macet, respons gas dari putaran bawah terasa cukup lincah. Bobot ringan (91 kg) membuatnya sangat mudah bermanuver di sela-sela kendaraan.

Vario 125 jelas lebih bertenaga dengan mesin 125 cc eSP yang menghasilkan 11,1 PS. Perbedaan 2,2 PS ini langsung terasa saat tanjakan atau overtaking di jalan dua arah — BeAT perlu menarik gas lebih dalam, sementara Vario 125 bisa melibasnya lebih santai. Buat Anda yang sering boncengan atau melewati jalan menanjak, Vario 125 pilihan yang lebih aman.

Konsumsi BBM Real-World: Irit, Tapi Bukan Paling Irit di Kelasnya

Klaim pabrikan untuk BeAT mencapai 60,6 km/liter. Dalam pengujian kombinasi macet 60% dan jalan lancar 40%, saya mencatat angka 52,4 km/liter. Vario 125 sedikit lebih boros dengan catatan 48,7 km/liter di rute yang sama.

Angka ini masih impresif, tapi perlu dicatat kompetitor seperti Yamaha Mio M3 mencapai 54 km/liter di rute serupa. Jadi klaim "paling irit" perlu konteks — tergantung gaya berkendara dan kondisi lalu lintas.

Fitur: Lampu LED dan Panel Digital, Tapi Rem Masih Pakai CBS

Kedua motor sudah dibekali lampu LED yang cukup terang untuk penerangan malam hari. Panel meter digital di BeAT memberikan informasi yang lengkap — termasuk indikator konsumsi bahan bakar real-time. Bagasi BeAT muat satu helm half-face, sementara Vario 125 sedikit lebih lega untuk helm ukuran sedang.

Kelemahan paling signifikan ada di sistem pengereman. Combi Brake System (CBS) memang membantu distribusi rem, tapi saat pengereman mendadak di kecepatan 50 km/jam, jarak berhenti terasa lebih panjang dibanding motor dengan ABS. Di aspal basah, roda belakang BeAT sempat terkunci dan oleng — pengalaman yang cukup menegangkan. Vario 125 sedikit lebih stabil berkat bobot yang lebih berat, tapi tetap tidak senyaman motor dengan ABS.

Kelebihan dan Kekurangan

  • Kelebihan BeAT: Bobot super ringan (91 kg), irit bahan bakar, harga mulai Rp 17,3 juta (CBS), mudah diparkir di lahan sempit, suku cadang murah dan mudah ditemukan.
  • Kekurangan BeAT: Tenaga kurang untuk tanjakan terjal atau boncengan, bagasi terbatas, ban bawaan kurang grip di aspal basah, suspensi belakang keras untuk jalan rusak.
  • Kelebihan Vario 125: Tenaga lebih responsif, posisi berkendara lebih lega untuk postur tinggi, bagasi lebih luas, suspensi lebih nyaman untuk harian.
  • Kekurangan Vario 125: Harga mulai Rp 22,8 juta (CBS) — selisih Rp 5,5 juta dari BeAT, konsumsi BBM sedikit lebih boros, masih belum ada varian ABS di kelas ini.

Verdict: Untuk Siapa Dua Motor Ini?

BeAT cocok untuk pelajar, mahasiswa, atau pekerja dengan budget ketat yang mobilitasnya di dalam kota — asal siap dengan kompromi fitur keselamatan. Vario 125 lebih pas untuk pengendara yang butuh tenaga cadangan untuk boncengan atau jarak tempuh lebih jauh, dan rela membayar lebih untuk kenyamanan.

Keduanya bukan motor untuk pengendara agresif atau yang sering melibas jalan luar kota dengan kecepatan tinggi. Di segmen harga ini, Anda membayar untuk keandalan mesin dan biaya perawatan rendah — bukan untuk fitur keselamatan modern. Jika ABS adalah prioritas, siapkan budget lebih untuk naik ke Honda Vario 160 atau Yamaha Aerox 155 yang sudah dibekali fitur tersebut.

Reporter: Sabar Simanjuntak
Sumber: sumeks.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top