BANTEN — Google mulai memanaskan mesin jelang peluncuran lini Pixel terbaru. Dalam video teaser yang dirilis hari ini, perusahaan memperlihatkan sekilas bodi belakang Pixel 11 Pro dengan konfigurasi tiga kamera. Namun, satu detail kecil menarik perhatian: sebuah lingkaran dengan warna berputar yang terletak di samping modul kamera.
Dalam video tersebut, narator menyebut bahwa pengguna menggunakan ponsel untuk mengakses layanan Google seperti Gmail, Maps, Search, Calendar, dan Gemini. Judul video sendiri bertuliskan "the next obvious move" tanpa menjelaskan lebih lanjut.
Lingkaran berwarna itu mengingatkan pada ikon pinwheel pelangi di komputer Mac yang menandakan proses sedang berlangsung. Beberapa spekulasi menyebut fitur ini bisa menjadi indikator visual saat Gemini melakukan pemrosesan di perangkat (on-device processing), baik untuk teks maupun gambar.
Ada juga rumor yang menghubungkan fitur ini dengan konsep Glyph Interface milik Nothing Phone, yaitu notifikasi yang menggunakan pola cahaya dan warna. Jika benar, Pixel 11 Pro bisa menjadi ponsel Pixel pertama yang punya sistem notifikasi berbasis kode warna di bagian belakang.
Dari bocoran yang beredar, Pixel 11 Pro disebut akan membawa layar 6,3 inci dengan tingkat kecerahan puncak 3.600 nits. Dapur pacunya dipercaya menggunakan chip Tensor G6 buatan Google sendiri.
Informasi dari daftar ritel yang bocor juga menyebut tiga opsi warna: pink-beige, forest green, dan gray-lavender. Belum ada kepastian soal peningkatan kamera, baik dari segi sensor maupun kemampuan komputasi fotografinya.
Kenaikan harga kemungkinan besar akan terjadi. Permintaan tinggi terhadap RAM, media penyimpanan, dan chip yang didorong oleh kebutuhan AI diprediksi membuat Pixel 11 Pro dan Pixel Watch 5 lebih mahal dibandingkan generasi sebelumnya.
Google sendiri belum mengonfirmasi detail harga atau ketersediaan di pasar global, termasuk Indonesia. Semua informasi baru akan terungkap pada acara peluncuran 12 Agustus.
Beberapa analis menduga "langkah besar berikutnya" yang dimaksud Google bisa saja terkait dengan mixed reality. Perusahaan memang tengah gencar mendorong ekosistem AR/VR belakangan ini.
Namun, jika fitur lingkaran warna itu ternyata hanya indikator Gemini yang sedang memproses perintah suara atau gambar, respons penggemar bisa beragam. "Jika hanya soal Gemini, saya akan kecewa," tulis salah satu pengamat dalam artikel asli.
Kita tunggu saja pengumuman resmi dalam beberapa pekan ke depan. Yang jelas, Google berhasil membuat publik penasaran dengan satu lingkaran kecil di camera bar.