Distribusi menyasar Desa Banjarsari, Sukaraja, dan Jagabaya. BBWS C3 mengerahkan tiga armada dump truck dengan tandon berkapasitas 3.000 liter per unit. Air dikirim ke titik-titik yang mengalami kekeringan.
Warga Desa Sukaraja, Muhammad Syarif, mengaku bantuan itu menyelamatkan. "Alhamdulillah, adanya bantuan air bisa membantu masyarakat Pasir Keris untuk memasak, untuk wudhu, dan sebagainya. Masyarakat Pasir Keris senang adanya bantuan air dikarenakan di Pasir Keris Desa Sukaraja kekeringan," ujarnya.
Menteri PU Dody Hanggodo menekankan air sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan. "Layanan air yang berkualitas merupakan tulang punggung pembangunan ekonomi, sosial, dan lingkungan, terutama bagi wilayah yang menghadapi keterbatasan sumber daya air dan dampak perubahan iklim," kata Dody di Jakarta.
Dirjen SDA Kementerian PU Arnold P. Ritiauw mengatakan pihaknya bergerak cepat mengantisipasi dampak kekeringan. "Prioritas utama adalah memastikan tidak ada masyarakat maupun lahan pertanian yang kekurangan air akibat keterlambatan penanganan," tambah Arnold.
Selain menyalurkan air bersih, BBWS C3 juga menerjunkan dua unit mobile pump dan delapan unit kempu untuk mendukung penanganan kekeringan di wilayah Lebak. Kementerian PU berkomitmen menyalurkan bantuan secara berkelanjutan selama musim kemarau berlangsung.