BANTEN — PALEMBANG - Memastikan anak tumbuh sehat dan cerdas dimulai dari piring makan mereka. Menyadari hal ini, Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) melalui Integrated Terminal (IT) Palembang menggelar sosialisasi khusus bagi para orang tua dan pengasuh di TPA Chiqa Smart, Plaju, Palembang, pada Kamis (13/8).
Kegiatan bertajuk "Pemahaman Kebutuhan Gizi Seimbang untuk Perkembangan Anak" ini menghadirkan Dr. Monika Anastasia Kurniawan dari RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang. Sebanyak 40 orang tua dan 10 pengasuh yang mendampingi 60 anak usia 0 hingga 7 tahun mendapat kesempatan untuk bertanya langsung dan menambah wawasan.
Ilmu Gizi yang Langsung Dipraktikkan di Rumah
Dalam sesi yang hangat dan interaktif ini, para peserta tidak hanya mendengarkan teori. Mereka diajak memahami bagaimana menyusun menu harian yang memenuhi prinsip gizi seimbang, disesuaikan dengan tahap usia anak. Mulai dari kebutuhan karbohidrat, protein hewani dan nabati, hingga sayur serta buah.
Pemahaman ini penting karena masa 0-7 tahun adalah periode emas pertumbuhan. Kekurangan gizi di usia ini bukan hanya menghambat tinggi badan, tapi juga perkembangan kognitif yang memengaruhi kemampuan belajar anak di kemudian hari. Salah satu orang tua, Novilia Susanti, mengaku mendapatkan perspektif baru.
"Alhamdulillah, kegiatannya sangat bagus dan menambah pemahaman kami, khususnya para pengasuh dan orang tua anak TPA Chiqa Smart, tentang pentingnya gizi seimbang. Harapannya, sosialisasi seperti ini dapat terus berlanjut dan semakin banyak orang tua dapat mengikuti kegiatan berikutnya," ujar Novilia.
Bukan Sekadar Bantuan Sarana, Tapi Pendampingan Menyeluruh
Kegiatan ini bukan acara seremonial sekali jalan. Pertamina telah mendukung TPA Chiqa Smart sejak 2025 melalui Program TAMASYA (Taman Asuh Sayang Anak). Program yang dijalankan bersama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) ini berfokus pada peningkatan kualitas pengasuhan.
Selain pelatihan bagi orang tua dan guru, bantuan juga mengalir dalam bentuk sarana dan prasarana penunjang kegiatan belajar anak. Tujuannya jelas: menciptakan lingkungan tumbuh kembang yang sehat dan menyenangkan secara menyeluruh, bukan hanya di dalam rumah.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, menegaskan bahwa pengetahuan orang tua adalah kunci utama pendampingan anak.
"Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel ingin memastikan pendampingan terhadap anak-anak dilakukan secara menyeluruh. Melalui edukasi ini, kami berharap orang tua dan pengasuh memiliki pemahaman yang semakin baik mengenai pemenuhan gizi, sehingga anak-anak dapat tumbuh sehat dan berkembang secara optimal," ujar Rusminto.
Menjadi Orang Tua Tidak Cukup dengan Insting
Banyak orang tua merasa sudah memberikan yang terbaik, tapi sering kali informasi yang beredar di masyarakat justru menyesatkan. Mitos tentang makanan pantangan atau anggapan bahwa anak yang gemuk pasti sehat masih umum ditemukan.
Padahal, kebutuhan nutrisi setiap anak berbeda tergantung usianya. Bayi di bawah satu tahun misalnya, kebutuhan zat besinya sangat tinggi, sementara anak batita yang sedang aktif bergerak membutuhkan lebih banyak karbohidrat kompleks sebagai sumber energi. Edukasi seperti ini membantu para orang tua menyaring informasi dan menggantinya dengan fakta ilmiah.
Apa Dampaknya untuk Anak?
Program pendampingan ini merupakan bagian dari komitmen besar untuk mencapai Sustainable Development Goals (SDGs). Fokus utamanya adalah Tujuan 2 (Tanpa Kelaparan), Tujuan 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), serta Tujuan 4 (Pendidikan Berkualitas).
Kolaborasi antara korporasi, tenaga kesehatan, dan keluarga ini menjadi contoh nyata bahwa tumbuh kembang anak adalah tanggung jawab bersama. Ketika orang tua dan pengasuh dibekali ilmu yang tepat, bukan tidak mungkin generasi penerus Indonesia akan tumbuh menjadi pribadi yang sehat, kuat, dan cerdas.
Semoga inisiatif seperti ini terus bermunculan di daerah lain, sehingga semakin banyak anak Indonesia yang mendapatkan hak mereka untuk tumbuh optimal.