Pencarian

IWAPI Banten Luncurkan Kampung Hortikultura di Serang, 25 Anggota Kelola Lahan 3 Hektare untuk Pasar Ekspor

Minggu, 23 Agustus 2026 • 14:34:31 WIB
IWAPI Banten Luncurkan Kampung Hortikultura di Serang, 25 Anggota Kelola Lahan 3 Hektare untuk Pasar Ekspor
IWAPI Banten meresmikan Kampung Hortikultura di Desa Sukabares, Serang, sebagai pusat pemberdayaan ekonomi perempuan di sektor agro.

SERANG — IWAPI Banten tidak hanya membuka lahan pertanian baru. Kampung Hortikultura yang diresmikan di Green Light, Desa Sukabares, dirancang sebagai pusat pemberdayaan ekonomi perempuan dari hulu hingga hilir. Kawasan ini menjadi tempat belajar, pelatihan, dan inkubasi usaha bagi perempuan pengusaha di bidang agro.

Ketua Umum DPD IWAPI Provinsi Banten, Renny Fonda, menyebut pengembangan kawasan ini berorientasi pada penggerak ekonomi desa. Produk segar yang dihasilkan nantinya didorong menjadi barang olahan sebelum diekspor.

"Di kampung ini, para anggota IWAPI tidak hanya menanam sayur, buah, dan tanaman hias. Kami menanam harapan, menanam kemandirian, dan menanam masa depan," ujar Renny di hadapan peserta peluncuran.

Gerakan Perempuan Pangan: Jawaban atas Keterbatasan Lahan

Ketua Dewan Pimpinan Pusat IWAPI, Nita Yudi, menjelaskan program ini merupakan bagian dari Gerakan Perempuan Pangan yang tahun ini difokuskan pada pembangunan kampung hortikultura. Desa Sukabares dipilih sebagai proyek percontohan pertama yang diinisiasi Waketum DPP bidang Pertanian, Susi Andreani.

"Masalahnya adalah masalah perut. Kalau masalah perut aman, insyaallah kita mau berjalan menggerakkan usaha, insyaallah itu akan lebih aman," kata Nita.

Menurut Nita, kendala utama perempuan dalam bertani adalah akses lahan yang terbatas. Ia mengajak para suami, pemerintah daerah, hingga TNI untuk berkolaborasi memanfaatkan lahan tidur. IWAPI menargetkan pembukaan kampung serupa di seluruh Indonesia, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto soal ketahanan pangan.

Kementan: Perempuan Sudah Lama Bergerak di Sektor Pertanian

Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian, Muhammad Taufiq Ratule, mengapresiasi inisiatif ini. Ia menegaskan Kementan siap mendukung penuh pengembangan kawasan hortikultura yang digerakkan IWAPI.

"Tidak ada lagi persoalan gender di sektor pertanian. Perempuan telah lama bergerak di berbagai lini, baik sebagai tenaga kerja lapangan maupun di posisi manajerial," ungkap Taufiq.

Fokus gerakan ini diarahkan pada pemanfaatan lahan untuk kawasan hortikultura sekaligus mendorong hilirisasi agar memberikan dampak ekonomi nyata bagi perempuan.

Kabupaten Serang Targetkan Replikasi ke Desa Lain

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menyambut baik peluncuran ini. Ia menyebut Kabupaten Serang merupakan lumbung padi terbesar ketiga di Provinsi Banten, sehingga program pertanian mendapat perhatian khusus.

"Secara pribadi dan pemerintah daerah mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Ibu Ketua Umum IWAPI pusat, provinsi, dan daerah, serta kepada Pak Menteri Pertanian yang diwakili Dirjen Hortikultura," kata perempuan yang akrab disapa Ratu Zakiyah itu.

Pemkab Serang berharap program di Desa Sukabares dapat menjadi percontohan dan direplikasi di desa-desa lain. Keberadaan kampung hortikultura dinilai mampu memperkuat ekonomi keluarga dan ketahanan pangan masyarakat secara berkelanjutan.

Follow www.lensabanten.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: radarbanten.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks