Pencarian

Anak Banteng Jawa Lahir di Pangandaran, Populasi Purbajapa Kini Tujuh Ekor

Jumat, 30 Oktober 2026 • 17:19:31 WIB
Anak Banteng Jawa Lahir di Pangandaran, Populasi Purbajapa Kini Tujuh Ekor
Anak banteng jawa berjenis kelamin jantan lahir di Pusat Reintroduksi Banteng Jawa Pangandaran (Purbajapa), Cagar Alam Pananjung, Selasa (27/10).

BANTEN — Pusat Reintroduksi Banteng Jawa Pangandaran (Purbajapa) di Cagar Alam Pananjung, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, mencatat kelahiran anak banteng jantan pada Selasa (27/10) sekitar pukul 22.23 WIB. Kelahiran dari induk Bindi dan pejantan Senta ini menambah populasi Banteng Jawa di kawasan konservasi tersebut menjadi tujuh ekor. Bagi wisatawan, Cagar Alam Pananjung tetap menjadi destinasi alam yang bisa dikunjungi di pesisir Pangandaran.

Kelahiran ketiga di Purbajapa itu bukan kejadian mendadak. Tim lapangan mencatat perkawinan Bindi dan Senta pada 5 Januari 2026, lalu melakukan pengamatan kebuntingan berkala hingga pemantauan intensif menjelang kelahiran.

Kementerian Kehutanan melalui Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat mengumumkan hasil pemantauan tersebut. Anak banteng berjenis kelamin jantan itu lahir sehat dan kini terus dipantau tim medis bersama induknya.

Rekam Jejak Kelahiran di Purbajapa

Sebelum anak Bindi-Senta, Purbajapa sudah dua kali mencatat kelahiran. Anak pertama lahir dari induk Uchi pada 27 Juli 2025, disusul kelahiran kedua dari Bindi pada 7 Agustus 2025.

Populasi Banteng Jawa di Purbajapa kini mencapai tujuh ekor. Angka itu berkembang dari empat individu yang dilepasliarkan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni ke habitat alaminya saat peresmian Purbajapa pada 11 Desember 2024.

Pelepasliaran menandai kembalinya Banteng Jawa ke Cagar Alam Pananjung Pangandaran setelah satwa ini dinyatakan hilang dari kawasan tersebut sejak 2003.

Konsep Pengembangbiakan Semi-Alami

Purbajapa menempati areal sekitar 5 hektare dan menerapkan pengembangbiakan semi-alami. Empat individu dijadikan indukan, terdiri dari dua jantan dan dua betina.

Indukan betina Uchi berasal dari Taman Safari Indonesia Bogor, Bindi dari Taman Safari Indonesia Prigen, sedangkan dua jantan bernama Bejo dan Senta didatangkan dari Taman Safari Indonesia Gianyar, Bali.

Sembilan petugas lapangan merawat satwa setiap hari. Mulai dari pemberian pakan dan nutrisi tambahan, pemeriksaan kesehatan, pengecekan masa birahi, hingga pemeliharaan kandang, padang gembala, dan pagar.

Respons Pemerintah

Plt. Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Mahfudz menyampaikan kegembiraannya atas kelahiran satwa langka ini.

"Kelahiran ini menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam menjaga dan melindungi satwa liar asli Jawa," ujarnya.

Keberhasilan program reintroduksi melibatkan kerja sama Kementerian Kehutanan melalui BBKSDA Jawa Barat dengan Taman Safari Indonesia, PT Star Energy Geothermal Darajat II Limited, Pemerintah Kabupaten Pangandaran, dan masyarakat setempat.

Peluang Wisata Alam di Pananjung

Cagar Alam Pananjung berada di kawasan wisata Pangandaran yang selama ini dikenal lewat pantai dan hutan lindungnya. Kehadiran Purbajapa menambah daya tarik edukatif bagi pengunjung yang tertarik pada konservasi satwa endemik Jawa.

Wisatawan yang hendak melihat langsung kawasan ini sebaiknya mengecek jadwal kunjungan dan aturan akses ke area reintroduksi melalui BBKSDA Jawa Barat atau dinas pariwisata setempat. Area pengembangbiakan bukan zona bebas kunjungan, jadi akses biasanya dibatasi demi kenyamanan satwa.

Untuk perjalanan, Pangandaran dapat ditempuh dari Bandung maupun Jakarta melalui jalur darat. Musim kemarau menjadi waktu paling nyaman untuk menjelajah kawasan cagar alam, sementara akhir pekan dan libur panjang cenderung ramai.

Tips Berkunjung

  • Konfirmasi dulu apakah area Purbajapa dibuka untuk umum atau hanya bisa dilihat dari zona tertentu.
  • Bawa alas kaki nyaman dan air minum karena medan cagar alam cukup luas.
  • Jaga jarak dari satwa, jangan memberi makan, dan ikuti arahan petugas lapangan.
  • Datang pagi untuk menghindari panas dan mendapatkan pencahayaan terbaik saat memotret.

Kelahiran ketiga ini menunjukkan upaya pelestarian Banteng Jawa di Purbajapa berjalan baik. Cagar Alam Pananjung Pangandaran membuktikan mampu menyediakan habitat layak bagi satwa terancam punah tersebut untuk tumbuh dan berkembang biak.

Follow www.lensabanten.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: travel.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks