BANTEN — Microsoft resmi menonaktifkan Exchange Web Services (EWS) secara default di Exchange Online, memutus protokol yang masih dipakai aplikasi Mail, Calendar, Contacts, Notes, dan Reminders di Mac untuk sinkronisasi akun kerja Microsoft 365. Pemutusan akses berlangsung bertahap, sehingga sebagian pengguna Mac bisa kehilangan sinkronisasi lebih cepat dari yang lain. Penonaktifan permanen dijadwalkan 1 April 2027 tanpa perpanjangan.
Keputusan menonaktifkan EWS secara default di Exchange Online mulai berlaku bagi organisasi yang belum memilih untuk mempertahankan protokol tersebut. Microsoft menyebut langkah ini sebagai kelanjutan dari penghentian pengembangan fitur baru EWS sejak 2018, yang berujung pada pengumuman penonaktifan protokol tersebut di Exchange Online mulai Oktober 2026.
Dampaknya tidak seragam. Dalam pembaruan postingan yang dirilis Juni, Microsoft menyebut perubahan ini sebagai "phased rollout", sehingga sebagian pengguna Mac berpotensi kehilangan akses lebih dulu dibanding pengguna lain. Administrator IT masih bisa memulihkan akses untuk sementara, tetapi Microsoft berencana mematikan EWS di Exchange Online secara permanen pada 1 April 2027 dan belum merencanakan perpanjangan.
Siapa yang Terdampak
Perubahan ini hanya menyasar server email Microsoft yang dihosting di cloud. Perusahaan yang menjalankan server Exchange sendiri tidak terdampak. Begitu pula iPhone dan iPad, karena perangkat tersebut memakai Exchange ActiveSync, bukan EWS.
Yang paling terdampak adalah pengguna Mac di lingkungan kerja yang mengandalkan aplikasi bawaan Apple untuk mengakses email, kalender, kontak, catatan, dan pengingat Microsoft 365. Selama aplikasi tersebut belum beralih ke API baru, sinkronisasi akun kerja berisiko terputus.
Respons Apple dan Status macOS 27
Apple mengaku sudah mengetahui situasi ini. Dalam dokumen dukungan Apple Platform Deployment untuk administrator IT, perusahaan menyatakan sedang "actively working with Microsoft" untuk memindahkan aplikasi Mac ke Microsoft Graph API yang lebih baru melalui pembaruan macOS 27 di masa depan.
Masalahnya, pembaruan itu belum tersedia. Apple melewati beta macOS 27.1 sepenuhnya, sementara catatan rilis beta macOS 27.2 belum menyebut dukungan Graph sama sekali. Artinya, belum ada kepastian kapan aplikasi bawaan Mac benar-benar kompatibel dengan protokol baru tersebut.
Langkah yang Bisa Diambil Administrator IT
Organisasi yang terdampak punya beberapa opsi jangka pendek. Pertama, tetap mengaktifkan EWS agar sinkronisasi berjalan seperti biasa. Kedua, memindahkan pengguna Mac ke klien yang sudah mendukung Graph, misalnya aplikasi Microsoft Outlook.
Opsi pertama bersifat sementara karena EWS akan dimatikan permanen pada 1 April 2027. Opsi kedua lebih aman untuk jangka panjang, meski menuntut penyesuaian kebiasaan kerja pengguna yang terbiasa dengan aplikasi bawaan macOS.
Bagi pengguna individu yang memakai akun Microsoft 365 kantor di Mac, langkah paling praktis adalah memantau pengumuman dari tim IT masing-masing. Jika sinkronisasi Mail mendadak berhenti, kemungkinan besar penyebabnya bukan kerusakan perangkat, melainkan pemutusan EWS yang sedang berjalan bertahap.
Perubahan ini menyusul pola serupa di ekosistem Microsoft, yang sejak beberapa tahun terakhir mendorong pengembang dan mitra beralih ke Microsoft Graph. Apple belum memberi tanggal pasti kapan dukungan Graph hadir di aplikasi Mac, sehingga pengguna Mac yang bergantung pada aplikasi bawaan untuk akun kerja Microsoft 365 sebaiknya menyiapkan alternatif lebih awal.