Pencarian

Turis AS Keluhkan Singapura Kemahalan, Warganet Justru Bereaksi Begini

Kamis, 10 September 2026 • 19:48:01 WIB
Turis AS Keluhkan Singapura Kemahalan, Warganet Justru Bereaksi Begini
Turis asal Amerika Serikat mengeluhkan mahalnya biaya makan dan transportasi selama liburan di Singapura melalui video di akun TikTok @withtawakkul.

BANTEN — Akun TikTok @withtawakkul membagikan pengalaman liburannya di Singapura yang berujung keluhan soal pengeluaran. Pria tersebut mengaku kaget harus merogoh kocek SGD 4 atau sekitar Rp 55 ribu hanya untuk seporsi kentang goreng di restoran cepat saji.

Biaya transportasi juga jadi sorotannya. Perjalanan menggunakan Grab selama 10 menit disebutnya menelan SGD 20 atau setara Rp 277 ribu. "Kirim saya pulang," ujarnya dalam video tersebut, dikutip dari Vietnam Express, Kamis (10/9/2026).

Rekaman itu memperlihatkan suasana sekitar Our Tampines Hub yang menurutnya tertata bagus. Namun baginya, kualitas lingkungan tersebut tidak sebanding dengan biaya yang harus dikeluarkan. Di penghujung video, ia juga menyoroti sebuah Mercedes-Benz yang melintas di persimpangan.

Respons Warganet: Antara Simpati dan Kritik

Dilansir dari Stomp, video tersebut memancing ratusan komentar. Sebagian warganet mengakui Singapura memang destinasi mahal, terutama bagi pelancong dengan anggaran terbatas.

Namun banyak pula yang menilai sang turis kurang riset sebelum berangkat. "Apakah kamu tidak mencari tahu dulu sebelum datang? Singapura memang salah satu kota termahal di dunia," tulis seorang warganet.

Ada juga yang menyarankan agar wisatawan menyiapkan dana lebih besar. "Lain kali bawa uang lebih banyak," komentar warganet lain.

Komentar lain menyoroti anggapan keliru bahwa semua negara Asia Tenggara menawarkan liburan murah. "Saya lelah melihat turis datang ke sini dan mengira karena ini Asia Tenggara maka semuanya pasti murah," tulis seorang pengguna.

Sejumlah warganet menilai biaya hidup di Singapura lebih tepat dibandingkan dengan kota-kota besar dunia seperti New York, Paris, atau London, ketimbang dengan negara tetangga di kawasan Asia Tenggara.

Singapura Empat Tahun Berturut-turut Jadi Kota Termahal

Keluhan soal mahalnya Singapura bukan hal baru. Menurut Julius Baer Global Wealth and Lifestyle Report 2026, Singapura kembali dinobatkan sebagai kota termahal di dunia untuk gaya hidup mewah dan kalangan berpenghasilan tinggi selama empat tahun berturut-turut.

Sejumlah wisatawan sebelumnya juga mengaku harus berhemat selama berada di Singapura. Ada pula turis yang mengaku hanya makan sekali sehari demi menekan pengeluaran selama liburan.

Pelajaran untuk Traveler Indonesia

Kasus ini jadi pengingat bahwa riset anggaran sebelum berangkat ke Singapura penting dilakukan. Biaya makan, transportasi, dan akomodasi di sana berada di level kota global, bukan harga rata-rata Asia Tenggara.

Bagi traveler Indonesia yang berencana ke Singapura, menyiapkan bujet harian lebih besar dan memanfaatkan transportasi publik seperti MRT bisa jadi strategi hemat. Informasi tarif terkini dapat dicek melalui kanal resmi penyedia layanan masing-masing.

Follow www.lensabanten.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: travel.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks