Gubernur Banten Andra Soni Salurkan Bansos Tahap Pertama di Rajeg Tangerang, 2.200 Warga Kurang Mampu Terima Manfaat

Penulis: Sabar Simanjuntak  •  Selasa, 03 November 2026 | 14:46:01 WIB
Gubernur Banten Andra Soni menyerahkan bantuan sosial secara simbolis kepada warga di Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang.

RAJEG — Pemprov Banten mengalokasikan anggaran Rp8,15 miliar untuk 16.311 keluarga penerima manfaat (KPM) yang tersebar di delapan kabupaten/kota pada 2026. Masing-masing keluarga memperoleh bantuan uang tunai senilai Rp500.000. Penyaluran di Kecamatan Rajeg menjadi bagian dari tahap pertama program tersebut.

Gubernur Andra Soni menyatakan tahun ini pihaknya baru menganggarkan untuk 16 ribu lebih warga Banten. Ia berharap tahun depan alokasi bisa dimaksimalkan.

"Tahun ini kami baru menganggarkan untuk 16 ribu lebih warga Banten. Semoga tahun depan bisa dimaksimalkan," ungkap Gubernur Andra Soni.

Lima Jenis Bansos yang Disalurkan Pemprov Banten

Kepala Dinas Sosial Provinsi Banten Lukman menyebutkan Pemprov menyalurkan lima jenis bantuan sosial. Rinciannya:

  • Bantuan jaminan sosial keluarga
  • Bantuan usaha ekonomi produktif
  • Bantuan sosial disabilitas
  • Bantuan sosial anak telantar
  • Bantuan sosial lansia

"Mudah-mudahan apa yang menjadi program Pemprov Banten terlaksana dengan baik dan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," tutur Lukman.

Jaminan Tanpa Potongan Sepeser Pun

Andra menegaskan tidak ada pungutan terhadap bantuan sosial yang disalurkan. Proses penyaluran didampingi Pemkab Tangerang untuk memastikan berjalan sesuai perencanaan.

"Kami pastikan juga tidak ada satu rupiah pun pungutan (potongan) terhadap bantuan sosial ini," tegasnya.

Bantuan tersebut diharapkan meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Program ini turut disinergikan dengan bantuan serupa dari pemerintah kabupaten/kota dan pemerintah pusat.

Pendidikan Gratis untuk SMA, SMK, dan SKh Swasta

Pada kesempatan yang sama, Andra memaparkan program pendidikan gratis bagi SMA, SMK, dan sekolah khusus (SKh) swasta di Provinsi Banten. Pendidikan tingkat SD dan SMP di Kabupaten Tangerang telah digratiskan lebih dulu.

"Tidak ada alasan anak-anak Banten putus sekolah. Kalau ada yang putus sekolah, laporkan ke kepala desa. Saya meyakini, pendidikan dapat memutus rantai kemiskinan," ujarnya.

Pemkab Tangerang Salurkan Bantuan untuk 4.000 Warga

Bupati Tangerang Maesyal Rasyid mewakili warganya menyampaikan terima kasih atas perhatian Pemprov Banten. Selain bantuan infrastruktur jalan, ia menyebut 2.200 warga kurang mampu di wilayahnya menerima manfaat bansos tersebut.

"Pemkab Tangerang juga turut menyalurkan bantuan sosial untuk 4.000 warga. Bapak dan Ibu harus selalu menjaga kesehatan dan bahagia," kata Maesyal.

Reporter: Sabar Simanjuntak
Sumber: haluanbanten.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top