SERANG — Sebanyak 30 bus membawa sekitar 1.000 warga Nahdlatul Ulama (NU) Banten menuju Jombang, Jawa Timur, untuk mengikuti rangkaian Muktamar NU ke-35. Keberangkatan massal ini dilepas langsung oleh Gubernur Banten Andra Soni di halaman Gedung Negara Provinsi Banten, Selasa (25/8/2026).
Meski rombongan berjumlah besar, PWNU Banten hanya mengirimkan empat orang sebagai peserta utama dalam forum tertinggi organisasi tersebut. Keempatnya berasal dari unsur Suriyah, Katib, Ketua Tanfidziyah, dan Sekretaris PWNU Banten. Selain itu, masing-masing Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) se-Banten juga turut mengirimkan perwakilannya.
Sekretaris PWNU Banten Ahmad Nuri menjelaskan, peserta yang tidak masuk dalam kategori utama tetap mengikuti serangkaian agenda awal muktamar. Mereka akan hadir pada prosesi pembukaan dan ziarah ke makam Wali Songo sebelum kembali ke Banten.
"Peserta yang ke sana itu disiapkan ada sekitar 1.000 peserta dari Banten dengan melakukan proses pembukaan dan ziarah Wali Songo," kata Nuri kepada wartawan di Serang.
Pelepasan rombongan oleh Gubernur Andra Soni dinilai menjadi catatan tersendiri bagi PWNU Banten. Menurut Ahmad Nuri, ini merupakan kali pertama dalam sejarah keberadaan NU di Banten, rombongan muktamar dilepas langsung oleh kepala daerah.
"Mudah-mudahan muktamar ini, baru kali ini semenjak Banten berdiri dan NU ada di Banten, dilepas oleh Pak Gubernur langsung menuju muktamar. Ada bobot yang luar biasa, ada spirit yang luar biasa," ujarnya.
Nuri menambahkan, pelepasan ini menjadi simbol penguatan kemitraan antara PWNU Banten dengan pemerintah provinsi. Ia berharap hasil muktamar nanti mampu membawa kemaslahatan bagi umat, khususnya masyarakat Banten.
"Kita selalu bermitra dengan Pak Gubernur. Nanti siapa pun yang terpilih, komitmen Pak Gubernur itu adalah bagian dari keputusan para kiai dan para muktamirin," katanya.
Gubernur Banten Andra Soni mendoakan agar seluruh rangkaian Muktamar NU ke-35 berjalan lancar. Ia juga meminta rombongan PWNU Banten menjaga kesehatan selama perjalanan pulang-pergi ke Jombang.
"Harapannya tentu muktamar berjalan dengan lancar dan kemudian NU tetap selalu kompak dan solid. Kemudian kita terus bermitra, berkolaborasi dalam membangun Banten," kata Andra.
Muktamar NU ke-35 dijadwalkan berlangsung pada 25-31 Agustus 2026 di Jombang. Ahmad Nuri menyebut ajang ini sebagai tonggak penting bagi masa depan organisasi.
"Ini adalah tonggak islah kita secara baik untuk NU masa depan," pungkasnya.