TANGERANG — Citilink mencatatkan sejarah baru dalam tata kelola perusahaan dengan menjadi maskapai pertama yang memperoleh sertifikasi ISO 37001:2025. Capaian ini tidak hanya memperkuat posisi Citilink di industri penerbangan nasional, tetapi juga menjadi pilar penting dalam transformasi kinerja Garuda Indonesia Group secara keseluruhan.
Direktur Utama Citilink, Darsito Hendroseputro, menegaskan bahwa sertifikasi ini merupakan langkah strategis perusahaan dalam membangun praktik bisnis yang transparan dan akuntabel.
"Perolehan sertifikasi ISO 37001:2025 merupakan tonggak penting dalam perjalanan Citilink untuk terus memperkuat tata kelola perusahaan," ujar Darsito, Senin (24/8/2026).
Proses peraihan sertifikasi ini tidak singkat. Citilink harus melewati serangkaian audit yang mencakup penguatan kebijakan dan prosedur internal, pengendalian internal, hingga mekanisme due diligence terhadap mitra bisnis.
Aspek pelaporan gratifikasi dan penerapan whistleblowing system juga menjadi sorotan utama dalam penilaian tersebut. Sistem ini dirancang untuk memastikan setiap potensi pelanggaran integritas dapat dilaporkan dan ditindaklanjuti secara cepat dan tepat.
Perolehan sertifikasi ini bukanlah akhir dari upaya transformasi. Manajemen Citilink berkomitmen untuk terus meningkatkan efektivitas implementasi SMAP melalui evaluasi berkelanjutan dan penguatan kompetensi sumber daya manusia.
Kolaborasi dengan pemangku kepentingan juga akan terus diperluas. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem bisnis yang berintegritas sekaligus memperkuat fondasi pertumbuhan perusahaan yang berkelanjutan.
Darsito menambahkan bahwa pencapaian ini merupakan bagian dari komitmen Citilink dalam mendukung transformasi kinerja Garuda Indonesia Group. "Pencapaian ini juga menjadi bagian dari komitmen Citilink dalam mendukung transformasi kinerja Garuda Indonesia Group melalui penguatan tata kelola, penerapan praktik bisnis yang transparan dan akuntabel, serta budaya integritas yang menjadi fondasi bagi pertumbuhan perusahaan yang berkelanjutan," tambahnya.
Bagi Citilink, standar internasional ini menjadi bukti bahwa kualitas layanan penerbangan tidak hanya diukur dari aspek keselamatan dan ketepatan waktu. Fondasi tata kelola yang berintegritas kini menjadi kunci utama dalam menghadirkan layanan yang terpercaya bagi masyarakat.
Dengan adanya sertifikasi ini, Citilink diharapkan dapat menjadi contoh bagi maskapai lain di Indonesia dalam menerapkan praktik bisnis yang bersih dan transparan. Langkah ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam memberantas praktik korupsi di sektor badan usaha milik negara.