BANTEN — OpenAI memperkenalkan fitur Computer History untuk aplikasi desktop ChatGPT di macOS, sebuah pembaruan yang memungkinkan asisten AI ini membangun garis waktu aktivitas pengguna di berbagai aplikasi dan situs web. Fitur ini dirancang untuk membantu pengguna memulihkan konteks pekerjaan yang terputus, menemukan dokumen yang sempat dibuka, hingga menyusun ringkasan kerja harian secara otomatis.
Berbeda dengan kemampuan ChatGPT sebelumnya yang hanya membaca konten layar saat diminta, Computer History bekerja secara pasif dengan mencatat interaksi pengguna di aplikasi yang diizinkan. Data ini kemudian diproses di server OpenAI untuk menghasilkan "memori" yang bisa direferensikan kapan saja.
Fitur Computer History berada dalam kondisi nonaktif secara bawaan. Pengguna paket Pro bisa mengaktifkannya secara mandiri melalui menu pengaturan, sementara pengguna Business dan Enterprise perlu mendapatkan izin dari administrator sistem masing-masing. OpenAI menegaskan bahwa fitur ini tidak menyimpan tangkapan layar, rekaman layar, input mikrofon, atau audio sistem.
Data interaksi yang terekam hanya disimpan sementara selama 48 jam di server OpenAI. Setelah diproses menjadi memori yang dibutuhkan aplikasi, data mentah tersebut langsung dihapus dan tidak digunakan untuk pelatihan model AI. Pengguna di Wilayah Ekonomi Eropa (EEA), Swiss, dan Inggris belum bisa mengakses fitur ini untuk saat ini.
Untuk menguji kemampuan fitur ini, berikut sepuluh prompt yang bisa langsung dipraktikkan melalui aplikasi ChatGPT di Mac:
Prompt: "Lihat aktivitas komputer saya hari ini dan berikan ringkasan singkat semua yang saya kerjakan. Kelompokkan berdasarkan proyek, identifikasi apa yang sudah selesai, dan beri tahu apa yang belum selesai."
Prompt ini berguna untuk memulai hari berikutnya dengan pemahaman utuh tentang progres pekerjaan kemarin.
Prompt: "Apa artikel, dokumen, situs web, atau proyek yang paling banyak saya kerjakan kemarin? Beri tahu apa yang sedang saya lakukan dan bantu saya melanjutkannya."
Saat lupa menyimpan tautan atau file penting, prompt ini membantu melacak kembali jejak digital yang sudah terlanjur tertutup.
Prompt: "Berdasarkan apa yang saya lakukan di Mac hari ini, buatkan daftar tugas prioritas untuk besok. Pisahkan tugas yang belum selesai dari tugas baru yang Anda rekomendasikan."
Hasilnya adalah daftar tugas yang tidak dibuat dari asumsi, melainkan dari aktivitas nyata yang terekam.
Prompt: "Tinjau aktivitas komputer saya selama tujuh hari terakhir. Identifikasi proyek yang saya mulai tetapi belum selesai, dan urutkan berdasarkan tingkat kepentingan atau urgensinya."
Prompt ini membantu menemukan pekerjaan yang sempat tertunda di tengah kesibukan.
Prompt: "Lihat apa yang saya lakukan tepat sebelum saya berpindah dari proyek terbaru saya. Berdasarkan aktivitas itu, beri tahu apa yang mungkin sedang saya coba capai dan sarankan tiga langkah berikutnya."
Sangat berguna saat otak tiba-tiba blank di tengah pekerjaan kompleks.
Prompt: "Analisis aktivitas komputer saya selama seminggu terakhir. Proyek apa yang paling banyak menyita waktu? Tugas berulang apa yang saya lakukan? Di mana saya tampak kehilangan waktu? Berikan tiga saran konkret untuk meningkatkan alur kerja minggu depan."
Data riwayat aktivitas diubah menjadi evaluasi kinerja yang objektif.
Prompt: "Analisis aktivitas komputer saya selama tujuh hari terakhir dan identifikasi sumber pembuangan waktu terbesar. Jangan hanya menghitung jam, cari pola berulang, perpindahan aplikasi yang tidak perlu, dan tugas yang mengganggu pekerjaan produktif."
Hasil analisis ini bisa menjadi dasar untuk mengatur ulang kebiasaan kerja.
Prompt: "Periksa riwayat komputer saya untuk tugas yang saya lakukan berulang kali dengan urutan yang sama. Identifikasi tiga alur kerja paling repetitif dan jelaskan cara mengotomatisasi atau menyederhanakannya."
Prompt ini menjadi pintu masuk untuk efisiensi jangka panjang.
Prompt: "Temukan alur kerja yang sering saya lakukan di Mac. Rekonstruksi langkah-langkahnya seakurat mungkin, lalu ubah menjadi daftar periksa atau rencana otomatisasi yang bisa dipakai ulang."
Hasilnya adalah standar operasional prosedur pribadi yang lahir dari kebiasaan nyata.
Prompt: "Berdasarkan aktivitas saya hari ini, apa yang perlu saya ketahui sebelum mulai bekerja besok? Ringkas proyek yang belum selesai, riset penting, pertanyaan terbuka, dan hal-hal yang tampaknya sedang saya tunggu."
Prompt ini memastikan tidak ada bola yang terlewat saat memulai hari baru.
Fitur Computer History mengubah ChatGPT dari sekadar asisten reaktif menjadi pendamping kerja yang proaktif. Pengguna yang sering berpindah-pindah proyek atau bekerja dengan banyak tab terbuka akan merasakan manfaat terbesar karena ChatGPT bisa langsung mengambil konteks dari aktivitas yang terekam.
Bagi pengguna di Indonesia, fitur ini bisa menjadi alat bantu untuk meninjau ulang pekerjaan harian, menyusun laporan mingguan untuk atasan, atau sekadar memastikan tidak ada file penting yang terlewat. Namun perlu dicatat, fitur ini hanya tersedia di aplikasi macOS dan belum tersedia untuk perangkat lain seperti Windows atau perangkat seluler.