SERANG — Kepala Dishub Kabupaten Serang Benny Yuasa menyatakan bahwa pada jam sibuk pagi terjadi percampuran berbagai aktivitas di ruas Jalan Bojonegara-Puloampel. Pergerakan warga berangkat kerja, pelajar menuju sekolah, dan kendaraan angkutan barang berlangsung bersamaan. Kondisi itu dinilai menjadi pemicu utama kepadatan lalu lintas di kawasan tersebut.
"Karena memang di jam-jam sibuk pagi itu bercampur semua jenis pergerakan. Baik itu orang berangkat kerja, berangkat sekolah, maupun kegiatan-kegiatan lainnya," ujar Benny dalam rapat Forkopimda Kabupaten Serang, Selasa (22/9/2026).
Skema Operasi Truk Diusulkan Mulai Pukul 09.00 WIB
Salah satu skema yang diusulkan adalah memberi kesempatan kepada kendaraan angkutan barang untuk beraktivitas mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB. Pengaturan itu diharapkan mengurangi penumpukan kendaraan di kantong-kantong parkir. Kendaraan tidak keluar secara bersamaan sehingga kepadatan bisa ditekan.
"Setelah jam 09.00 sampai dengan jam 12.00, itu diperbolehkan. Dengan maksud supaya sedikit mengalir kendaraan-kendaraan yang tersimpan di kantong-kantong parkir itu dikeluarkan secara tidak sekaligus," kata Benny.
Belum Final, Keputusan Ada di Tangan Gubernur Banten
Benny menegaskan skema tersebut masih berupa usulan dan belum menjadi keputusan final. Hasil kajian akan disampaikan kepada Gubernur Banten sebagai bahan pertimbangan. Pemerintah Provinsi Banten nantinya menentukan apakah Peraturan Gubernur atau Keputusan Gubernur terkait pengaturan angkutan barang akan di