SERANG — Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Serang membuka pelatihan menjahit garmen untuk 32 peserta dari seluruh wilayah kabupaten. Kegiatan berlangsung sejak 1 hingga 18 September 2026 di Aula Disnakertrans, Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Serang, Kecamatan Ciruas. Pelatihan ini merupakan bagian dari sejumlah program peningkatan kompetensi yang dibiayai APBD Kabupaten Serang Tahun 2026.
Apa yang Dilatih dan Siapa Pesertanya
Materi pelatihan diarahkan pada keterampilan menjahit pakaian massal dengan standar pabrik atau garmen. Kepala Bidang Pelatihan dan Produktivitas Tenaga Kerja Disnakertrans Kabupaten Serang, Muhammad Furqon, menyebut kriteria peserta dibatasi pada lulusan SMA atau SMK dengan usia maksimal 35 tahun.
"Tujuan pelatihan sesuai dengan tema untuk pelatihan ini yaitu pelatihan menjahit untuk sektor garmen, jadi nanti bisa (bekerja) di industri atau bisa nanti mereka berwirausaha. Kriteria pesertanya, seluruh masyarakat Kabupaten Serang yang lulusan SMK atau SMA. Untuk usianya kita batasi di usia sampai dengan 35 tahun," ujarnya.
Peserta datang dari berbagai kecamatan di Kabupaten Serang, bukan hanya dari sekitar Pusat Pemerintahan. Sebaran asal peserta itu disebut Furqon mencakup seluruh wilayah kabupaten.
Sertifikat BNSP Jadi Modal Melamar Kerja
Selain keterampilan teknis, peserta yang menyelesaikan pelatihan akan memperoleh Sertifikat BNSP atau Badan Nasional Sertifikasi Profesi. Sertifikat berbasis kompetensi itu menjadi bekal saat melamar ke sektor industri maupun saat merintis usaha sendiri.
"Karena setelah mengikuti pelatihan menjahit garmen ini para peserta selain mendapatkan ilmu, juga mendapatkan Sertifikat BNSP atau Badan Nasional Sertifikasi Profesi, jadi berbasis kompetensi," jelas Furqon.
Disnakertrans menyatakan akan mengawal peserta agar bisa masuk ke dunia industri. Furqon berharap peserta mengikuti pelatihan dengan serius sehingga lebih mudah diterima kerja atau membuka usaha.
Bagian dari Rangkaian Pelatihan APBD 2026
Pelatihan menjahit bukan program tunggal. Kepala Disnakertrans Kabupaten Serang, Diana Ardhianty Utami, menyebut sejumlah pelatihan lain sudah dan akan digelar sepanjang 2026, mulai dari welder, barista, hingga security.
"Jadi saya rasa ini adalah salah satu bagian, setelah sebelumnya ada pelatihan 32 orang, pelatihan welder (untuk jadi tukang las profesional bersertifikat), kemudian pelatihan barista, dan saya rasa ada juga pelatihan security nanti di awal tahun dan di akhir tahun," terangnya.
Seluruh pelatihan dibiayai APBD dan tidak dipungut biaya kepada peserta. Syaratnya, calon peserta harus memiliki KTP Kabupaten Serang.
Cara Mendaftar dan Cek Jadwal Berikutnya
Warga yang berminat dapat mendaftar melalui aplikasi Serang Bahagia sesuai minat pelatihan. Diana menyebut pelaksanaan pelatihan terbagi dua lokasi, sebagian di kecamatan dan sebagian di kantor Disnakertrans Kabupaten Serang.
"Tetapi untuk pelaksanaannya ada yang di kecamatan, ada juga yang di Disnakertrans Kabupaten Serang. Ini gratis, tanpa dipungut biaya dan harus ber-KTP Kabupaten Serang," tegasnya.
Informasi lowongan kerja dan jadwal pelatihan berikutnya bisa dipantau lewat Instagram Disnakertrans Kabupaten Serang atau Facebook melalui Kanal Aplikasi Serang Bahagia. Diana mengimbau peserta mengikuti seluruh tahapan program agar manfaatnya maksimal.