BANTEN — RRQ Hoshi resmi ditunjuk sebagai perwakilan Indonesia di China-ASEAN Esports Competition (CAEC) 2026, turnamen Mobile Legends yang digelar di Nanning, China, 6-8 November 2026. Lima pemain inti plus pelatih Adi dan manajer Maverick akan dibawa untuk bersaing dengan tim dari China dan sejumlah negara Asia Tenggara. Penunjukan RRQ Hoshi menandai kepercayaan kedua bagi organisasi esports tersebut untuk membawa nama Indonesia di panggung internasional.
Kompetisi CAEC 2026 mempertemukan perwakilan China dengan negara-negara Asia Tenggara, dan RRQ Hoshi menjadi wakil tunggal Indonesia di cabang Mobile Legends: Bang Bang (MLBB). Turnamen ini bukan ajang baru — CAEC sudah memasuki edisi ketiga sejak pertama digelar pada 2024.
Lima pemain yang ditunjuk tampil di CAEC 2026 adalah Dyrennn di posisi EXP Laner, Faviannn sebagai Jungler, Yehezkiel di Mid Laner, Arthur sebagai Gold Laner, dan Said (Idok) di posisi Roamer. Mereka akan didampingi pelatih Adi serta Maverick yang bertugas sebagai manajer tim.
CEO dan Co-Founder RRQ, Andrian Pauline alias AP, menyebut komposisi tersebut dipilih karena saling melengkapi. Menurutnya, RRQ ingin memadukan pengalaman dengan semangat dan potensi pemain yang masih terus berkembang.
"Kombinasi antara Dyrennn, Yehezkiel, Faviannn, Arthur, dan Said adalah yang terbaik dengan potensi terbesar dari RRQ untuk membawa nama Indonesia di panggung internasional. Bagi kami, membawa nama Indonesia adalah kepercayaan yang harus dijawab dengan persiapan serius, kerja sama, dan semangat untuk memberikan yang terbaik," kata AP, dari informasi yang diterima detikINET, Senin (2/11/2026).
Pernyataan itu menegaskan posisi turnamen ini sebagai prioritas, bukan sekadar ajang pemanasan. RRQ Hoshi sendiri dikenal sebagai salah satu organisasi esports MLBB terkemuka di Indonesia dengan basis penggemar besar di Tanah Air.
CAEC MLBB edisi 2026 direncanakan diikuti sepuluh tim dengan total hadiah CNY 300.000. Filipina akan diwakili Team Liquid PH yang memenangkan kualifikasi SIBOL, sementara Myanmar sudah tercatat sebagai peserta dengan membawa roster Falcon Esports.
Selain MLBB, CAEC 2026 juga menggelar kompetisi Valorant yang dijadwalkan berlangsung 4-6 November, lebih dulu dua hari sebelum cabang MLBB. Dua cabang game ini menjadi daya tarik utama rangkaian acara tersebut.
Kompetisi ini didukung kemitraan antara Asian Electronic Sports Federation (AESF) dan Biro Pengembangan Big Data Daerah Otonom Guangxi Zhuang. CAEC juga menjadi bagian dari rangkaian China-ASEAN Electronic Sports Industry Activity Week.
Pada 2026, kegiatan tersebut melibatkan sejumlah instansi pemerintah Guangxi dan Pemerintah Kota Nanning sebagai penyelenggara bersama, dengan Hongli Culture — bagian dari NIP Group — sebagai pelaksana kegiatan. Kolaborasi ini menunjukkan CAEC tidak hanya berhenti pada pertandingan, tetapi juga menyambungkan kompetisi esports dengan pengembangan industri dan hubungan antarkomunitas.
Bagi RRQ Hoshi, hasil di Nanning akan menjadi ukuran sejauh mana kombinasi pemain muda dan berpengalaman mampu bersaing di level regional. Turnamen bergulir 6-8 November 2026, dengan sepuluh tim memperebutkan hadiah total CNY 300.000.