SERANG — Peringatan disampaikan Gubernur Banten Andra Soni di hadapan pelaku industri properti yang tergabung dalam REI Banten. Menurut Andra, pemerintah daerah memandang pengembang sebagai mitra strategis dalam memperluas ketersediaan hunian layak. Namun, pembangunan tetap harus mengikuti regulasi dan kepentingan publik.
Andra menyoroti persoalan yang muncul ketika pengembang menelantarkan proyek atau tidak menyelesaikan kewajibannya. Kondisi itu berpotensi membebani pemerintah daerah, terutama saat akses jalan dan fasilitas pendukung perumahan rusak atau tidak tersedia memadai.
Karena itu, komitmen pengembang diminta tidak berhenti pada pembangunan unit rumah. Penyediaan fasilitas umum dan fasilitas sosial harus menjadi bagian tanggung jawab dalam pengembangan kawasan perumahan.
Pemprov Banten juga menegaskan agar pengembang tidak mengabaikan kelestarian lahan sawah dan lahan basah. Aspek tata ruang menjadi perhatian utama karena menyangkut kepentingan warga di sekitar kawasan pembangunan.
Selain infrastruktur, Andra menilai rumah layak huni berkaitan erat dengan kesejahteraan masyarakat. Sirkulasi udara dan sanitasi yang memadai, misalnya, turut memengaruhi kesehatan penghuni.
"Sejahteranya masyarakat Banten dimulai dari rumah," tegasnya.
Tingginya kebutuhan perumahan di Banten membutuhkan kerja sama antara pemerintah dan pelaku industri properti. Sinergi itu diperlukan agar pertumbuhan sektor perumahan berjalan seiring pemenuhan kebutuhan hunian masyarakat.
Ketua Umum DPP REI Joko Suranto menilai sektor properti berperan penting dalam menggerakkan perekonomian dan menyediakan tempat tinggal bagi masyarakat. Sementara Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin menekankan bahwa keberhasilan program penyediaan tiga juta rumah harus diukur bukan hanya dari jumlah unit.
Ukuran keberhasilan itu, kata Sultan, juga mencakup keterjangkauan, kelayakan, keamanan, dan ketersediaan fasilitas dasar. Pemprov Banten berkomitmen memperkuat sinergi dengan REI dan asosiasi pengembang lainnya untuk mendukung pertumbuhan industri perumahan sekaligus memastikan pembangunan memberi manfaat bagi masyarakat.