Grand Final Esports Championship 2026 Piala Panglima TNI Resmi Dibuka di GBK

Penulis: Ujang Rahmat  •  Jumat, 23 Oktober 2026 | 17:20:01 WIB
Ketua Umum PB ESI Jenderal TNI (Purn.) Muhammad Herindra membuka Grand Final Piala Panglima TNI Esports Championship 2026 di Indonesia Arena, GBK, Jakarta Selatan, Jumat (23/10/2026).

BANTEN — Ketua Umum PB ESI Jenderal TNI (Purn.) Muhammad Herindra membuka Grand Final Piala Panglima TNI Esports Championship 2026 di Indonesia Arena, GBK, Jakarta Selatan, Jumat (23/10/2026). Turnamen bertema "Rise As One" itu menjadi panggung final dari sistem kualifikasi berjenjang yang menjangkau prajurit TNI dan atlet daerah di seluruh Indonesia.

Pembukaan berlangsung di Gedung Indonesia Arena, kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta Selatan. Selain Herindra, hadir Asrenum Panglima TNI, Aspers Panglima TNI, Wadan Kodiklat TNI, Pa Sahli Tk. III Polkamnas, jajaran pengurus pusat PB ESI, dan ribuan suporter esports yang memadati arena.

Kualifikasi Berjenjang Jadi Jalur Jaring Talenta

Piala Panglima TNI Esports Championship 2026 tidak digelar sebagai turnamen tunggal. Sistem kualifikasi berjenjang dipakai untuk menjangkau prajurit TNI dan atlet daerah di berbagai wilayah Indonesia sebelum mereka lolos ke grand final.

Mekanisme itu diposisikan sebagai bagian dari pembinaan atlet esports nasional. Peserta yang tampil di Indonesia Arena merupakan hasil seleksi dari jalur wilayah, bukan undangan instan.

Herindra: Pengayoman untuk Ekosistem Esports Nasional

Dalam sambutannya, Ketua Umum PB ESI menegaskan turnamen ini bentuk dukungan terhadap industri olahraga elektronik dalam negeri. Ia menempatkan sinergi TNI dan PB ESI sebagai upaya pembinaan atlet agar mampu bersaing di level internasional.

"Event ini juga merupakan salah satu wujud pengayoman terhadap ekosistem esports nasional, dimana sinergitas antara TNI dan PB ESI bertujuan untuk membina atlet-atlet Esports Indonesia agar dapat berprestasi di panggung internasional," jelas Herindra.

Rise As One dan Sasaran Generasi Muda

Tema "Rise As One" dipilih untuk menegaskan semangat kebersamaan lintas latar peserta. Turnamen ini juga menyasar generasi Z dan milenial sebagai basis penonton sekaligus calon atlet.

Bagi TNI, gelaran ini disebut sebagai sarana mempererat kemanunggalan dengan rakyat di ruang yang akrab dengan anak muda. Esports dipakai sebagai bahasa bersama antara institusi militer dan komunitas gaming.

Format Grand Final dan Kelanjutan Pembinaan

Grand final mempertemukan peserta yang lolos dari rangkaian kualifikasi wilayah. Indonesia Arena menjadi lokasi penentuan juara Piala Panglima TNI Esports Championship 2026.

Setelah grand final, PB ESI dan TNI melanjutkan pembinaan atlet hasil turnamen. Jalur kualifikasi berjenjang diharapkan terus memasok talenta baru dari daerah maupun lingkungan prajurit untuk kebutuhan tim nasional esports Indonesia.

Reporter: Ujang Rahmat
Sumber: jejakprofil.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top