TANGERANG — Kebakaran besar melanda kawasan Pergudangan Kosambi Permai, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten. Kepala BPBD Kabupaten Tangerang Achmad Taufik menyatakan petugas masih berupaya memadamkan api dan mencegahnya merambat ke bangunan lain di sekitar lokasi.
"Iya sudah 28 gudang dan saat ini masih dalam penanganan," ujar Taufik, Rabu, 16 September 2026.
Sejumlah bangunan gudang yang terbakar dilaporkan telah mengalami keruntuhan konstruksi. Data Pusat Pengendali Operasi (Pusdal Ops) BPBD Kabupaten Tangerang menyebut api diduga berasal dari sebuah gudang spring bed di kawasan tersebut.
Menurut Taufik, api bisa menjalar ke puluhan gudang karena laporan kebakaran tidak segera disampaikan ke pos pemadam kebakaran terdekat. Warga disebut baru melapor setelah api membesar.
"Mereka melapornya terlambat ke Pos Kosambi atau ke Pusdalops," ucap Taufik.
BPBD Kabupaten Tangerang mengerahkan 30 personel bersama enam armada pemadam kebakaran untuk menangani insiden tersebut. Dua unit armada dari otoritas Bandara Soekarno-Hatta turut memberikan perbantuan di lokasi.
Hingga kabar terakhir, proses pemadaman masih berlangsung. Taufik menegaskan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kebakaran tersebut, meski sempat menimbulkan kepanikan warga di kawasan pergudangan.
Asap hitam tebal sempat membubung dari lokasi kejadian dan terlihat dari jarak cukup jauh. Petugas gabungan dari BPBD, damkar, dan otoritas bandara dikerahkan untuk mempercepat proses pemadaman.
Assistant Deputy Communication and Legal Bandara Soekarno-Hatta Yudistiawan menyatakan kebakaran terjadi di sekitar area luar Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta). Pihaknya memastikan operasional penerbangan tetap berjalan normal.
Situasi di lokasi kejadian ditangani secara intensif oleh pihak terkait. "Keselamatan dan keamanan penerbangan tetap menjadi prioritas utama," kata Yudistiawan.
Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan petugas. BPBD Kabupaten Tangerang belum merinci nilai kerugian material akibat peristiwa ini.