BPJPH Perkuat Pengawasan Label Halal di Bali demi Kepastian Wisatawan

Penulis: Pandu Wibisono  •  Selasa, 01 September 2026 | 12:53:01 WIB
Petugas memperlihatkan label halal pada produk usaha di Bali sebagai bagian pengawasan BPJPH.

BANTEN — BPJPH menilai sertifikasi halal mampu menjadi nilai tambah bagi pelaku usaha sekaligus memperkuat daya saing pariwisata Indonesia. Kepastian produk halal, menurut lembaga itu, memberikan layanan yang inklusif kepada wisatawan dengan latar belakang beragam.

Bali menjadi perhatian khusus karena setiap tahun dikunjungi wisatawan dari berbagai negara dengan kebutuhan konsumsi yang berbeda-beda. “Halal diperlukan di Bali. Ada wisatawan yang membutuhkan,” ujar Haikal seperti dilansir Antara, Selasa (1/9). Ia menambahkan, label halal yang tercantum jelas akan memberi kepastian dan kenyamanan kepada konsumen.

Label Halal Kunci Kepercayaan Konsumen

Haikal menegaskan, pencantuman label di lokasi usaha menjadi informasi penting bagi publik. “Kalau sudah bersertifikat halal, label halalnya dipasang. Itu menjadi informasi kepada masyarakat bahwa produk ini sudah halal, sehingga konsumen lebih yakin dan percaya untuk datang,” tuturnya.

BPJPH mendorong pelaku usaha yang telah mengantongi sertifikat untuk memasang label secara jelas dan mudah terlihat. Langkah ini menjadi bagian dari membangun ekosistem pariwisata yang berdaya saing di tengah meningkatnya arus wisatawan mancanegara.

BPJPH Fokus pada Pembinaan di Bali

Untuk memastikan kepatuhan, BPJPH memperkuat pembinaan dan pengawasan Jaminan Produk Halal (JPH) di Bali. Langkah ini menyasar dua kelompok: pelaku usaha yang belum bersertifikat dan pelaku usaha yang telah memiliki sertifikat.

Bagi yang belum bersertifikasi, BPJPH memberikan pendampingan agar segera memenuhi ketentuan. Sementara bagi yang sudah, pengawasan diarahkan pada kejelasan pencantuman label agar tidak menimbulkan keraguan konsumen.

Halal Standar Universal

Haikal menuturkan, cakupan halal kini lebih luas dari sekadar kebutuhan konsumen Muslim. Sertifikasi halal berkaitan dengan aspek kualitas, kebersihan, kesehatan, ketertelusuran, hingga proses produksi yang bertanggung jawab.

“Sertifikasi produk halal di Bali menjadi semakin relevan seiring dengan berkembangnya halal sebagai standar universal,” ujarnya. Dorongan ini tidak hanya menjawab kebutuhan wisatawan global, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi ramah halal.

Reporter: Pandu Wibisono
Sumber: voi.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top