• Rabu, 30 November 2022

Pedagang Pasar Lama Enggan Dipindah ke Metropolis

- Senin, 5 September 2022 | 20:02 WIB
kuliner malam Pasar Lama Tangerang. Foto/Pinterest. (Foto/Pinterest.)
kuliner malam Pasar Lama Tangerang. Foto/Pinterest. (Foto/Pinterest.)

 



LENSABANTEN.COM - Penataan pasar lama di Kecamatan Tangerang oleh PT Tangerang Nusantara Global masih berlanjut. Saat ini memasuki babak baru, dimana dari kurang lebih 400 pedagang hanya 247 pelaku usaha yang mendapat tempat sisanya difasilitasi pindah ke halaman mal Metropolis.

Upaya relokasi 247 pedagang tidak serta merta berjalan begitu saja, banyak para pedagang yang mengaku keberatan lantaran dipindah ditempat yang dinilai tidak menguntungkan.

Dalam dialog tatap muka ratusan pedagang dengan manajemen PT TNG baru-baru ini terungkap masih banyak pedagang yang keberatan untuk di relokasi. Pasalnya, dalam proses pendataan sebelumnya masih banyak hal yang dinilai tidak adil.

 

Baca Juga: Pedagang Pasar Lama Tangerang Keluhkan Maraknya Pungli, Polisi Amankan 5 Preman Kampung

"Saya sudah jualan 21 tahun namun dalam pendataan kami nyatanya tidak terdata,"ujar Johan yang mewakili ayahnya, pedagang pempek di depan bank BCA.

Ia pun mengaku kesal kenapa pendataan yang dilakukan pemerintah kota tidak mendata warung ayahnya. Ia berharap ada solusi yang terbaik sehingga bisa tetap berjualan di pasar lama.

Nada kecewa juga terlontar dari peserta dialog yang hadir, Vincen. Dia menyatakan, pedagang kaki lima yang berjualan di kawasan Pasar Lama merujuk pada data entri nomor induk berusaha (NIB yang dimiliki Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (DisperindagkopUKM) Kota Tangerang. Namun sistem barcode berdasarkan NIB) tersebut tidak berfungsi baginya.

"Saya Bingung, kok malah jadi gak jelas begini," bebernya.

Pertemuan PT TNG dengan para pedagang pasar lama baru baru ini (Ist)

Baca Juga: Ditutup Sementara Pasar Lama akan Ditata Ulang, Imbas Kerumunan Hari Libur?


Ia mengaku lebih kesal jika relokasi dilakukan di mal yang kondisinya sepi. Dengan begitu, seolah-olah terkesan pedagang nanti yang akan meramaikan mal. Hal ini justru dianggap menjadi kekhawatiran dagangan bakal tidak lagku ditempat yang sepi dan akan terus merugi.


Direktur PT TNG Edi Candra memaparkan, terkait jumlah pedagang yang mendapatkan tempat di pasar lama merupakan data dari Dinas Perindustrian perdagangan koperasi dan UMKM Kota Tangerang serta telah melalui rangkaian dialog dengan pedagang.

Jumlah yang didapat yakni 247 pedagang dan dianggap telah memenuhi kapasitas sehingga tidak terkesan overload. Dengan penataan ini diharapkan ada kenyamanan yang didapat oleh warga yang berkunjung ke pasar lama.

Baca Juga: Mal Belekota Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Kota Tangerang


Edi menjelaskan, dari total PKL yang ada saat ini sangat tidak mungkin terakomodir untuk terus berjualan di kawasan pasar lama itu. Pihaknya memberikan solusi para pedagang yang nantinya tidak tertampung di kawasan tersebut.


"Silakan nanti pedagang tinggal mau lapak ukuran berapa di Mal Metropolis. Ada yang 2 kali 2 meter, 2 kali 2,5 meter atau 3 kali 4 meter. free beberapa bulan pertama," tandasnya.

Pihaknya pun berupaya meyakinkan pada pedagang yang direlokasi bahwasannya nanti tempat baru itu akan di branding dengan sejumlah program yang akan menyedot perhatian publik sehingga dapat mendatangkan pengunjung.

Baca Juga: Pemkot Tangerang Bersiaga Terjadinya Inflasi Dampakharga BBM Naik


"Intinya, penataan kawasan kuliner Pasar Lama itu tidak ada pihak yang dirugikan seperti pemilik toko, warga sekitar bahkan pengunjung datang bisa merasakan kenyamanan. Kawasan parkir di beberapa titik tidak semrawut. Bagaimana pun pemerintah mengakomodir keinginan masyarakat," tandasnya. ***

Halaman:

Editor: Fajrin Raharjo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Menikmati PIK 2 dengan Suasana Amsterdam

Minggu, 13 November 2022 | 10:27 WIB

Saksikan Art Musik Festival di The 101 Hotel

Rabu, 9 November 2022 | 14:49 WIB
X