Masjid Kapal Di Serang Ramai Dikunjungi Wisatawan

Kota Serang, LensaBanten – Wisata religi ke Masjid Kapal Bosok di Serang semakin diminati, sejak diresmikan hingga sekarang sudah banyak dikunjungi wisatawan lokal. Bahkan ada wisatawan dari negara tetangga Malaysia hingga Brunei.

Dibangun oleh 17 santri Darul Salam di Curugmanis, Kecamatan Curug kini Masjid Kapal Bosok jadi wisata religi baru di Banten. Setiap hari, masjid berbentuk seperti kapal ini didatangi wisatawan yang ingin berziarah atau berfoto.

Seorang pengunjung bernama Ifat misalkan, ia bersama keluarga datang ke Masjid Kapal Bosok karena penasaran dengan cerita warga Serang mengenai kapal unik ini. Banyak warga yang membicarakan masjid tersebut dan disebar di aneka media sosial seperti YouTube dan Facebook.

“Penasaran saja, katanya ramai ada Masjid Kapal Bosok,” katanya seperti dikutip dari detikTravel di Curug, Kota Serang, Senin (7/8).

Namun, selain penasaran, ia mengaku ingin juga berziarah sekaligus mencari berkah ke makam Syekh Abdullah Angga Derpa. “Itu mah yang pertama,” ungkapnya.

Pengurus masjid bernama Ahmad Al Mawardi mengatakan, semenjak diresmikan masjid tersebut memang banyak dikunjungi wisatawan yang datang. Selain orang Banten, menurutnya ada juga yang datang dari luar daerah seperti Palembang, Jawa Timur bahkan pernah ada Malaysia dan orang Brunei Darussalam.

“Udah dari Palembang, sampai Jatim. Ada info dari Brunai juga, kalau Malaysia sudah ada,” katanya percaya diri.

Bagi pengunjung, pihak pengelola menurutnya juga tidak memungut biaya. Meskipun ada kotak amal, itu diperuntukkan bagi pengunjung yang ingin menyisihkan sedekah. Uangnya menurut Ahmad untuk santunan yatim piatu.

“Nggak bayar terkecuali parkir, di sini dilarang ada yang minta-minta,” ucapnya.

Lokasi Masjid Kapal Bosok sendiri ada di tengah sawah di Lingkungan Drangong, Kelurahan Curugmanis, Kota Serang. Akses jalan menuju daerah ini memang masih berupa perkampungan dan sesekali menemukan jalan rusak. Selain itu, karena menjadi lokasi wisata religi baru, di sekitaran masjid sekarang banyak pedagang kaki lima.

Source : travel detik

Comment

Feed