Danau Tasikardi, Objek Wisata Peninggalan Sultan Banten

Terkait objek wisata yang ada di propinsi Banten seperti Pantai Anyer, Pantai Sawarna maka jawaban tersebut memang benar. Tetapi Anda juga harus tahu bahwasanya Banten itu luas dan otomatis keluasan wilayahnya ini membuat Banten memiliki beragam objek wisata sekaligus. Dan salah satunya adalah berupa situ atau danau.

Nah, berbicara soal danau yang ada di Banten, kali ini kami akan mereview satu objek wisata berupa danau buatan, namanya adalah Danau Tasikardi. Konon danau ini dibuat pada saat pemerintahan Panembahan Maulana Yusuf, yang merupakan Sultan Banten yang kedua. Danau ini dulunya memiliki peran yang ganda, yakni untuk mengairi sawah serta untuk memasok air untuk keraton serta masyarakat sekitar.

Tentang Danau Tasikardi

Danau Tasikardi ini termasuk ke dalam situs Banten Lama, dimana di tengah-tengah danau terdapat sebuah pulau yang dahulunya dijadikan sebagai tempat istirahat untuk keluarga kesultanan, dan sisa peninggalannya masih ada hingga sekarang yang berupa kamar mandi, pendopo serta kolam penampungan air.

Jika hendak dihitung, luas Danau Tasikardi ini sekitar 5 ha dimana yang dipenuhi air hanya sekitar 4 ha saja dengan kedalaman yang kurang lebih 1 m. Objek wisata ini sekalipun tidak se-terkenal Pantai Anyer atau yang lainnya bisa dikategorikan sebagai objek wisata yang cukup diminati oleh wisatawan. Ini terbukti dengan banyaknya wisatawan yang berkunjung terutama pada saat akhir pekan.

Tidak heran kenapa mereka betah berada di danau ini. Airnya tenang dan bergerak dengan mengikuti angin, jelas ini adalah objek wisata yang pas untuk merilekskan pikiran. Apalagi ditambah dengan payung berupa pepohonan rindang yang ada di sini, ini benar-benar tempat yang cocok untuk Anda datangi bersama keluarga.

Ini yang Bisa Dilakukan di Danau Tasikardi

Jelas hal pertama yang bisa Anda lakukan di sini adalah menyesap udara segar dan menikmati pemandangan yang bernuansa agraris, sambil menggelar tikar di bawah pepohonan. Bosan duduk-duduk saja? Anda bisa menyewa perahu lalu beranjak menuju ke pulau kecil yang merupakan tempat istirahat keluarga kesultanan tersebut.

Selain itu, Danau Tasikardi ini juga memungkinkan Anda yang hobi memancing untuk melampiaskan hobi tersebut disini, karena selain menjadi tempat peninggalan sejarah, Danau Tasikardi juga menjadi rumah bagi ikan-ikan yang ada di dalamnya. Jangan khawatir jika ternyata Anda lupa membawa alat pancing, karena di sini ada toko yang menyiapkan perlengkapan pancing ini.

Sepertinya berwisata ke tempat yang tenang seperti ini akan lebih afdhol jika kita mendirikan tenda ya. Nah, Anda pun bisa melakukannya karena di sini juga ada camping groundnya.

Lokasi dan Rute Menuju ke Danau Tasikardi

Jika Anda penasaran dengan ketenangan Danau Tasikardi ini, Anda bisa mendatangi lokasinya secara langsung di Desa Margasana, di Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Banten.

Sedangkan untuk rute menuju ke Danau Tasikardi, Anda bisa melalui Jalan Banten Lama, lalu melewati Pelabuhan Karanghantu, kemudian melewati Benteng Speelwijk dan terakhir melalui Vihara Avalokitesvara.

Untuk rute yang lainnya Anda bisa melalui Kota Serang, kemudian ambil arah yang menuju ke Cilegon, untuk selanjutnya menuju ke Kecamatan Kramatwatu. Nah, setelah sampai di alun-alun Kramatwatu ini, Anda bisa berbelok ke kanan menuju ke utara.

Nah, itu dia beberapa informasi dari kami mengenai Danau Tasikardi. Selain Anda mendapatkan ketenangan pikiran, sudah jelas Anda juga bisa mendapatkan pengalaman sejarah saat berada di sini.

Comment

Feed