• Minggu, 2 Oktober 2022

Terungkap! Ini Alasan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Cabut Izin Usaha Holywings

- Selasa, 28 Juni 2022 | 09:37 WIB
Pemprov DKI Jakarta mencabut 12 izin usaha outlet Holywings yang tersebar di seluruh Jakarta (instagram@holywingsindonesia)
Pemprov DKI Jakarta mencabut 12 izin usaha outlet Holywings yang tersebar di seluruh Jakarta (instagram@holywingsindonesia)

 

 




LENSABANTEN.COM - Setelah ramai promosi minuman keras yang menyinggung kelompok agama tertentu, kini Holywings di DKI Jakarta izinnya telah dicabut oleh Gubernur Anies Baswedan.

Kabar ini santer diberitakan dan disinyalir imbas dari promosi yang bernada provokatif terhadap satu kelompok agama.

Namun demikian, kabar penutupan 12 outlet Holywings oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu satu Pintu (DPMPTSP) ini ternyata tidak berkaitan sama sekali dengan berita yang santer kuat soal promosi provokatif itu.

Baca Juga: Kasus Promo Miras Holywings Terus Dikembangkan Kepolisian, Manajemen Mulai Didalami


Pencabutan izin oleh DPMPTSP tersebut dilakukan aras rekomendasi dan temuan pelanggaran dari Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) dan serta Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (DPPKUKM) DKI Jakarta.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta Andhika Permata mengatakan dari hasil peninjauan lapangan gabungan bersama pihak terkait, terdapat temuan beberapa pelanggaran yang dilakukan beberapa outlet Holywings.

"Pertama, hasil penelitian dan pemeriksaan dokumen perizinan Online Single Submission Risk-Based Approach (OSS RBA) serta pemantauan lapangan, beberapa outlet Holywings Group yang berada di wilayah Provinsi DKI Jakarta belum memiliki sertifikat standar KBLI 56301 jenis usaha Bar yang telah terverifikasi," kata Andhika, dilansir Lensabanten.com dari Pikiran-Rakyat.com.

 

Baca Juga: Siap-Siap! 1 Juli Isi BBM Bersubsidi Pakai Aplikasi MyPertamina

Sertifikat tersebut harus dimiliki oleh operasional bar seperti Holywings yang kegiatan usahanya menghidangkan minuman beralkohol dan nonalkohol untuk umum serta makanan kecil.

Kemudian, dari hasil penelusuran lebih lanjut, Holywings Group juga ternyata melanggar beberapa ketentuan perihal penjual minuman beralkohol di 12 outlet yang ada di DKI Jakarta.

Temuan itu dianggap melanggar aturan dari Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM DKI Jakarta, lantaran pemilik usaha hanya memiliki Surat Keterangan Pengecer (SKP) Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 47221.

 

Baca Juga: Hewan Ternak di Kabupaten Tangerang Bertahap Mulai Di Vaksin PMK

Surat tersebut hanya mengizinkan pemilik usaha untuk menjual minuman beralkohol dengan aturan hanya diperbolehkan untuk dibawa pulang dan tidak untuk diminum di tempat.

Sedangkan, dari hasil pengawasan di lapangan, seluruh outlet Holywings di Jakarta menjual minuman beralkohol untuk minum di tempat.

Secara legalitas, seharusnya pemilik usaha itu memiliki Surat Keterangan Penjual Langsung (SKPL) golongan B dan C dengan PB- UMKU KBLI 56301 agar bisa melakukan penjualan minuman beralkohol minum di tempat.

Baca Juga: Hasil Survey, 80 Persen Masyarakat Indonesia Siap Beralih ke TV Digital

Halaman:

Editor: Fajrin Raharjo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mal Ciputra Tangerang Gelar Community Fest

Sabtu, 24 September 2022 | 14:36 WIB

September Ceria di Hotel Grand Zuri BSD City

Selasa, 13 September 2022 | 17:55 WIB
X