by

Festival Seni Multatuli 2019 Libatkan Seniman Nasional & International

-Lensa-233 views

LensaBanten – Festival Seni Multatuli (FSM) 2019 akan digelar pada tanggal 9 – 15 September 2019 mendatang. Rencananya gelaran ini akan dimeriahkan dengan penampilan dari berbagai komunitas seni dan budaya tingkat nasional dan international.

Seperti disampaikan Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya saat menggelar jumpa pers bersama media di Museum Multatuli Kabupaten Lebak, Banten, Kamis (5/9/2019)

Sebelumnya Bupati Lebak bersama seluruh tim kerja FSM 2019 mengadakan rapat final untuk mempersiapkan event FSM tahun 2019 ini yang ditargetkan akan mampu menarik kunjungan wisatan sebanyak 25 Ribu wisatawan dari lokal, nasional maupun manca negara lebih meningkat dari target FSM tahun sebelumnya yakni 20 Ribu pengunjung.

“Pada FSM kali ini kami menekankan pada peningkatan SDM para penggiat seni dan budaya melalui event-event workshop seperti workshop cerpen, film pendek langsung oleh riri reza, workshop wisata kota dan workshop teater,” ujar Bupati Iti.

Tujuan Festival Seni Multatuli kali ini menurut Iti yakni menjadi sarana ekspresi untuk para pelaku budaya di Kabupaten Lebak, bahwa kebudayaan Lebak akan mampu bertahan dan bersenyawa dengan gerak zaman yang terus berkembang.

“Kami tetap menghadirkan seni tradisi seperti Ubrug Sobang, karinding baduy, dan rengkong di tengah tarian dan musik modern saat ini,” ungkap Iti.

Sementara itu Direktur pelaksana Festival Seni Multatuli 2019, Ubaidillah Muchtar yang juga menjabat sebagai Kasi Cagar Budaya dan Permuseuman Bidang Budaya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lebak memaparkan kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan pada FSM 2019 yaitu menampilkan berbagai kegiatan seni dan kebudayaan.

baca juga: Pesona Keindahan Nеgегі di Atаѕ Awan Gunung Luhur Banten

Diantaranya festival teater, pameran seni rupa, penerbitan dan bedah buku kumpulan cerpen dengan tema “Cerita dari Lebak”, simposium: Membaca Ulang Max Havelaar, bincang film bersama Riri Riza, festival kesenian tradisi, wayang golek, ceramah, karnaval kerbau, konser musik tradisional. (arik)

Comment

Feed