• Minggu, 5 Februari 2023

Biadab, Oknum Polisi Tega Bolehkan Istrinya Berhubungan Badan dengan Temannya, Kompolnas Meradang

- Selasa, 10 Januari 2023 | 10:58 WIB
Jamaah Masjid Abu Bakar Piyungan Kehilangan 2 HP, Sat set! Ini Cara Polisi Ungkap
Jamaah Masjid Abu Bakar Piyungan Kehilangan 2 HP, Sat set! Ini Cara Polisi Ungkap


LENSABANTEN.COM, SURABAYA - Institusi polri kembali tercoreng dengan aksi memalukan salah satu personelnya yang bertugas di kepolisian Satuan Sabhara (Satsabhara) Polres Pamekasan, Madura, Jawa Timur (Jatim).

Hal memalukan sekaligus tidak terpuji ini dilakukan anggota Polri bernama Aiptu AR yang kini telah ditangkap atas kasus dugaan asusila dan penyalahgunaan narkoba.

Kasus ini sangat menjijikan bagi publik karena diduga Aiptu AR dengan sadar menggiring istrinya sendiri berinsial MH untuk disetubuhi oleh temannya.

Baca Juga: Dirjen Imigrasi SIdak Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta

Atas kasusnya ini, Aiptu AR ditangkap pada Selasa, 3 Januari 2023 usai istrinya melayangkan laporan pada Polda Jatim dengan tuduhan tindak pidana kekerasan seksual, pelanggaran UU ITE, serta dugaan penggunaan narkotika.

MH juga melaporkan dua anggota kepolisian lainnya yakni Iptu MHD dan AKP H atas tuntutan yang berbeda. Iptu MHD dipolisikan usai diduga melakukan tindak pemerkosaan, sementara rekannya, AKP H diduga telah melakukan tindak pidana ITE, kekerasan seksual dan pesta seks.


Kronologi Kejadian

MH mengaku sejak 2015 lalu, suaminya yang tak lain adalah Aiptu AR tampak memiliki perilaku menyimpang seksual. Dia kerap mengajak rekan-rekan sesama polisi maupun masyarakat sipil untuk menyetubuhinya bersama-sama.

Sebelum beraksi, Aiptu AR juga dilaporkan sering mengonsumsi narkoba dengan para 'tamu' undangan.

Baca Juga: Telah Dilakukan Uji Coba, One Waydi Buaran Viktor Akan Diterapkan 2023

Pelapor kemudian menduga bila sang suami sengaja menjual tubuh istrinya sendiri pada teman-teman di kepolisian.

Oleh karena itu pada 2020 lalu, MH memberanikan diri untuk melapor ke Polres Pamekasan didampingi kuasa hukumnya, Yolies Yongki Nata.

Namun saat itu pihak terlapor yang diproses bukanlah pelaku utama. Selanjutnya MH melaporkan sang suami ke Polda Jawa Timur bersama dua terduga pelaku lainnya.

Saat ini polisi telah mengamankan Aiptu AR dan memeriksa 7 orang saksi, 4 di antaranya berstatus sebagai perwia kepolisian, sisanya dikabarkan masyarakat awam.

Kompolnas Mengecam

Kasus polisi diduga jual istri sendiri dikecam oleh Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas). Komisioner Kompolnas Poengky Indarti menilai apabila Aiptu AR terbukti bersalah, maka yang bersangkutan harus disanksi seberat-beratnya.

Baca Juga: Terowongan Terpanjang di Indonesia Ada di Tol Cisumdawu


"Jika benar, tindakan anggota selaku suami yang menjual istri secara seksual itu sungguh mengagetkan, memalukan, dan jelas-jelas mencoreng nama baik institusi. Tindakah pelaku selaku suami sungguh biadab, sadis, bertentangan dengan akal sehat dan hati nurani," ucapnya.

Hal ini lantaran terlapor diduga telah melakukan tindakan asusila sekaligus dapat mencoreng nama baik institusi kepolisian.

Tak cukup satu atau dua pasal, menurutnya pelaku layak dijerat pasal berlapis bersama dengan para pelaku lainnya yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.

"Oleh karena itu pelaku layak diproses pidana dengan dijerat pasal-pasal dan UU berlapis, termasuk UU KDRT, UU TPKS, dan KUHP, agar pelaku nantinya dapat dijatuhi hukuman maksimal oleh majelis hakim," ujarnya.

Baca Juga: Ibu Mertua Selingkuhi Menantu Terjadi di Serang, Lagi Wikwik Digrebek Warga

"Selain pidana, pelaku juga harus diproses kode etik dan dikenai sanksi pemecatan. Selain pelaku, pemeriksaan baik pidana maupun kode etik, harus menjerat pula kawan-kawan pelaku yang tega membeli kepuasan seksual yang dijual pelaku yang tega mengorbankan istrinya," ucapnya.

Lebih lanjut, dalam menangani kasus yang menyeret salah satu anggota Polri, Kompolnas berharap Polda Jatim dapat berlaku profesional dan melakukan proses hukum secara objektif.

Editor: Fajrin Raharjo

Sumber: Pikiran rakyat.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Usut Tuntas, Penembakan Waketum JMSI

Jumat, 3 Februari 2023 | 22:41 WIB

Penambahan Masa Jabatan Kades, Gagasan Ceroboh

Kamis, 19 Januari 2023 | 12:13 WIB
X