• Minggu, 5 Februari 2023

Kurun Tahun 2022, Imigrasi Soekarno Hatta Menolak Masuk 1.222 Orang Asing

- Kamis, 29 Desember 2022 | 20:34 WIB
Direktorat Jenderal Imigrasi memberikan fasilitas bebas visa bagi delegasi G20 dan jurnalis asing yang meliput KTT G20 di Bali pada  15-16 November mendatang.  (Ist)
Direktorat Jenderal Imigrasi memberikan fasilitas bebas visa bagi delegasi G20 dan jurnalis asing yang meliput KTT G20 di Bali pada 15-16 November mendatang. (Ist)



LENSABANTEN.COM, KOTA TANGERANG - Kantor Imigrasi Kelas I khsusu TPI Soekarno Hatta, Tangerang, Banten mencatat sejumlah capaian kerja sepanjang tahun 2022.

Salah satu yang menonjol yakni ada 1.222 orang asing yang ditolak masuk oleh kantor Imigrasi Soekarno Hatta dan menunda keberangkatan 4.119 orang yang terdiri dari 568 WNA dan 3.551 WNI.

Kepala Kantor Imigrasi Soekarno Hatta Muhammad Tito Andrianto mengungkapkan dari 1.222 orang asing yang di tolak tersebut terbanyak lantaran alasan keimigrasian sebanyak 821 orang.

Baca Juga: Libur Nataru Tercatat di Imigrasi Soekarno Hatta ada 3 Ribu Orang ke Luar Negeri

Ia melanjutkan bahwa ada lima negara yang paling banyak WNA ditolak, yakni di urutan pertama negara Bangladesh sebanyak 150 orang, India 142 orang, Pakistan 72 orang, igeria 50 orang dan Amerika Serikat 47 orang.

Selain itu, untuk tindakan administratif keimigrasian (TAK) dan penangkalan ada lima negara asal orang asing yang dikenaik banyak TAK yakni, Tiongkok 23 orang, Nigeria 22 orang, Selandia Baru 13 orang, Ameriksa Serikat 13 orang dan India 9 orang.

"Total yang di tindak TAK ada 157, dengan rincian overstay 109 orang, paspor ganda 13 orang, dan immigratoir 35 orang,"ujar Tito kepada awak media.

Baca Juga: 20 Orang Asing Diamankan Imigrasi Soetta, Diduga Kerap Bikin Onar dan Overstay

Lebih jauh ia mengungkapkan bahwa di kurun 2022 jajarannya menerbitkan 57.989 paspor dengan rincian untuk pemohon disabilitas sebanyak 6, pemohon Lansia 6.291, pemohon bayi di bawah 1 tahun 626 paspor, pemohon eazy paspor 1.889 dan pemohon percepatan sehari jadi 1.489 paspor.

Ia melanjutkan untuk statistik kedatangan pelaku perjalanan internasional mengalami lonjakan angka yang sinifikan mulai bulan Maret 2022 yang mencapai 100 ribu lebih.

"Puncaknya terjadi di November dengan kedatangan WNI mencapai 316.474 penumpang dimana faktor pemicunya yakni pelonggaran aturan Satgas Covid terkait protokol kedatangan orang ke wilayah Indonesia serta mulai dibukanya border internasional,"terang Tito.

Baca Juga: Gunakan Paspor Palsu ke Jerman, Warga Suriah Ditangkap Imigrasi Bandara Soekarno Hatta

Kemudian, untuk jumlah kedatangan WAN terjadi di bulan Mei yang kemudian puncaknya terjadi di Agustus dengan kedatangan WNA berjumlah 138. 604 penumpang.

"Untuk faktor pemicunya bebas visa kunjungan khusus wisata 9 negara serta pemberlakuan VOA khusus wisata untuk 43 negara,"tandasnya. ***

Editor: Fajrin Raharjo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Usut Tuntas, Penembakan Waketum JMSI

Jumat, 3 Februari 2023 | 22:41 WIB

Penambahan Masa Jabatan Kades, Gagasan Ceroboh

Kamis, 19 Januari 2023 | 12:13 WIB
X